Kamis 11 Maret 2021, 14:53 WIB

27 Korban Meninggal akibat Kecelakaan Bus di Sumedang Dimakamkan

Reza Sunarya | Nusantara
27 Korban Meninggal akibat Kecelakaan Bus di Sumedang Dimakamkan

Dok Basarnas Bandung.
Bangkai bus pariwisata Sri Padma Kencana nopol T 7591 TB yang terjatuh di jurang dengan kedalaman 20 meter dan menewaskan 27 orang.

 

SEBANYAK 27 jenazah korban kecelakaan maut di Wado Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, tiba di Subang, Jawa Barat, Kamis (11/3). Sebanyak 15 jenazah asal Kecamatan Cisalak sudah dimakamkan di kampung masing-masing.

Suasana duka dan isak tangis keluarga, kerabat, dan warga Kampung Pasirlaja Desa Pakuhaji Kecamatan Cisalak Kabupaten Subang tak terbendung saat satu per satu jenazah korban kecelakaan maut tiba di masjid Darrusuud.

Setibanya di masjid Darrusuud jenazah dibawa ke dalam masjid untuk disalatkan. Setelah disalatkan jenazah dibawa keluarga untuk dikebumikan di kampung masing-masing.

Dari 27 jenazah, 15 di antara mereka tercatat sebagai warga Cisalak. Sedangkan sisanya dari kecamatan lain. Dua jenazah bahkan dibawa keluarganya ke Kabupaten Bandung Barat.

Sebelumnya, bus pariwisata yang ditumpangi rombongan SMP IT Muawanah mengalami kecelakaan dan masuk jurang di Wado. Dalam musibah tersebut 27 orang tewas dan puluhan lain luka-luka.

Seluruh korban meninggal sudah dimakamkan pihak keluarga. Sebagian yang luka masih dalam perawatan di Rumah Sakit Sumedang. (OL-14)

Baca Juga

MI/Denny Susanto

Melihat Kampung Anggrek di Desa Liyu di Kaki Pegunungan Meratus

👤Denny Susanto 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 08:45 WIB
Hampir semua warga Desa Liyu memiliki kebun anggrek yang ada di halaman depan maupun belakang rumah...
MI/Djoko Sardjono

Kasus Covid-19 di Klaten Bertambah 2 Orang dan 2 Sembuh

👤Djoko Sardjono 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 08:45 WIB
SATGAS Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin (18/10), melaporkan ada penambahan 2 kasus terkonfirmasi positif dan 2...
MI/Ardi T

Keraton Yogyakarta Tiadakan Arak-arakan Gunungan Mulud

👤Agus Utantoro 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 07:25 WIB
PUNCAK peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW di Keraton Yogyakarta, kembali diselenggarakan secara sederhana, tanpa menyelenggarakan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya