Kamis 25 Februari 2021, 10:38 WIB

Siaga Karhutla, Kapolres Muaro Jambi Cek Sekat Kanal Lahan Gambut

Solmi | Nusantara
 Siaga Karhutla, Kapolres Muaro Jambi Cek Sekat Kanal Lahan Gambut

Dok Polres Muarko Jambi
Kapolres Muaro Jambi Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Ardiyanto bersama tim Satgas Karhutla dan TNI mengecek kanal gambut.

 

MENEMPUH medan berat dan beberapa kali menggotong perahu, Kapolres Muaro Jambi Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Ardiyanto bersama Tim Satgas Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan) sepanjang Selasa hingga malam (23/2), memeriksa kelaikan sekat kanal di areal hutan produksi terbatas (HPT) kelolaan dua perusahaan HPH (Hak Pengusahaan Hutan), yang dominan berlahan gambut.

Kapolres Ardiyanto menjelaskan, pengecekan tersebut merupakan langkah > antisipatif untuk mencegah potensi ancaman  kebakaran lahan gambut di Muaro Jambi pasca musim penghujan di akhir Februari ini.

"Kita bersama tim satgas melakukan pengecekan sekat kanal yang berada > di kawasan hutan produksi terbatas. Tepatnya di kawasan konsesi PT Pesona dan PT  PDIW (perusahaan HPH PT Pesona Belantara Persada dan PT Putra Duta Indah Wood, Red). Kita sudah tentukan beberapa titik koordinat untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan. Beberapa sekat kanal yang rusak, kita sudah
koordinasikan dengan pihak perusahaan untuk memperbaikinya, supaya tinggi muka air tetap terjaga untuk membasahi lahan gambut," kata Ardiyanto yang baru keluar lokasi menjelang tengah malam.

 
Sementara itu juru bicara Polres Muaro Jambi Ajun Komisaris Polisi Amradi menambahkan, selama pengecekan lokasi revitalisasi sekat kanal, dalam perjalanan di medan berat, Tim Satgas juga mengawasi kegiatan pembalakan liar yang diduga masih ada di lahan gambut. Kendati tidak menemukan pembalak, tim masih menemukan sejumlah bekas tebangan dan gubuk-gubuk yang keburu ditinggal kabur oleh kawanan pembalak setelah melihat kedatangan Tim Satgas Gabungan yang  melibatkan unsur Polri, TNI dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muaro Jambi.

"Penyebab kebakaran terbesar selama ini adalah ulah manusia yang> sengaja membakar untuk membuka lahan atau lalai karena memasak saat memancing, mencari madu hutan dan membalak," ujar Amradi.

Amradi menerangkan untuk menuju lokasi kanal lahan gambut terbilang  berat, dan rawan terperosok. 

"Untuk pergi dan kembali dari lokasi Pak Kapolres dan anggota tim terpaksa menggotong perahu mencapai kanal yang layak tempuh. Beliau dan tim baru kembali jam 11 malam tadi," beber Amradi kepada mediaindonesia.com, Rabu (24/2).

Menurut catatan Media Indonesia, sepanjang tahun 2015 sampai 2019, > kedua lokasi konsesi HPH yang berdekatan Taman Nasional Berbak Bukit Sembilang tersebut dan perbatasan Provinsi Sumatera Selatan, merupakan salah satu kawasan gambut yang langganan terbakar. 

baca juga: Kalsel Siaga Karhutla

Menurut Direktur Eksekutif Komunitas Konservasi Indonesia (KKI) Warsi, Rudi Syaf, salah satu penyebab utama kebakaran berulang di kawasan HPH bergambut dalam itu, lantaran maraknya aktivitas pembalakan liar. Terutama di sekitar konsesi PT Pesona semenjak 2019 terkesan tidak lagi diurus pihak managemen perusahaan. (OL-3)


 

Baca Juga

DOK MI

Kasus Positif dan Sembuh Covid-19 di DIY Hampir Sama

👤Agus Utantoro 🕔Rabu 14 April 2021, 07:51 WIB
Penambahan kasus posiif covid-19 di Daerah Istmewa Yogyakarta sebanyak 232 kasus setara dengan jumlah kasus...
MI/Alexander P Taum

Mentan Gandeng Keuskupan Larantuka Bantu Korban Banjir NTT

👤Alexander P Taum 🕔Rabu 14 April 2021, 07:38 WIB
Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi para korban banjir bandang di NTT melalui Keuskupan...
MI/Djoko Sardjono

PPKM Mikro di Klaten, Kasus Covid-19 Tidak Turun

👤Djoko Sardjono 🕔Rabu 14 April 2021, 06:57 WIB
Saat ini, Klaten zona oranye penyebaran covid-19. Meski sudah dijalankan PPKM Mikro, kasus covid-19 terus...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Tajamnya Lancang Kuning di Lapangan

 Polda Riau meluncurkan aplikasi Lancang Kuning untuk menangani kebakaran hutan dan lahan. Berhasil di lapangan, dipuji banyak kalangan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya