Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
BERKURANGNYA permintaan telur selama pandemi vid-19 mengakibatkan harga telur di Kota Palu, Sulawesi Tengah anjlok. Kini peternak menurunkan harga asal telurnya laku. Demikian diungkapkan peternak ayam petelur di Palu.
"Kondisi seperti ini yang dialami khususnya di Kota Palu, sudah berlangsung selama kurang lebih dua bulan lamanya," kata Rustam, salah satu peternak ayam di Kota Palu, Kamis (18/02/2021).
Menurut Rustam yang juga Ketua Kelompok Ternak Saudara Unggas, permintaan telur ayam saat ini tidak sebanding dengan pakan ayam, yang harganya kini semakin tinggi. Kenaikannya bisa mencapai Rp50 Ribu per saknya. Kondisi tersebut membuat peternak skala kecil harus menurunkan harga telur, demi mengimbangi penjualan.
Situasi tersebut kata Rustam sangat berbeda dari sebelum adanya Covid-19. Ketika itu telur yang sudah dihasilkan dari ayam petelur, tidak pernah menumpuk di kandang, karena langsung dibeli oleh pelanggan. Namun, kali ini berbeda, yakni telur yang dihasilkan menumpuk hingga satu minggu lamanya akibat belum terjual.
Kini yang dikhawatirkan, keuangan peternak tidak lagi tersedia untuk membeli pakan, sementara telur semakin menumpuk. "Maka akhirnya diturunkan harganya yang penting bisa laku," ujar Rustam.
Sebelumnya, harga jual telur Rp40 Ribu hingga Rp 45 Ribu per rak, namun kini hanya bisa dijual dengan harga Rp38 Ribu per raknya. Asal laku dan tidak rugi banyak. (OL-13)
Baca Juga: Langka, Harga Telur Ayam Tembus Rp60 Ribu per Papan
GUBERNUR Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, terus memperketat pengawasan terhadap tenaga kerja asing (TKA), khususnya di kawasan industri strategis seperti Morowali.
KANTOR Imigrasi kelas I TPI Palu bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Buol dan Konsulat Filipina untuk menangani 15 warga negara Filipina yang terdampar di perairan Buol, Sulawesi Tengah.
Gubernur menargetkan Desa Nupabomba sebagai pilot project.
Pada pelaksanaannya, program ini menetapkan tujuh daerah sebagai prioritas pembangunan.
Brimob tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial
Operasi timpora juga digelar di Kecamatan Kulawi, Sigi, untuk mengantisipasi aktivitas pembangunan PLTA.
Selain cabai merah, komoditas lain juga turun harga. Di antaranya, telur ayam ras turun Rp133 dari Rp29.735 menjadi Rp29.602/kg, cabai rawit turun Rp2.484 dari Rp43.834 menjadi Rp41.350/kg.
Beras SPHP dijual Rp58 ribu per kemasan 5 kilogram. kemudian gula pasir Rp15 ribu per kilogram, minyakkita 2 liter Rp25 ribu, telur ayam 10 butir 10 ribu rupiah atau 1.000 per butir.
Cabai rawit saat ini mencapai Rp100 ribu per kilogram, dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram, atau naik sekitar 25 persen.
Salah satu produk yang paling diminati adalah daging sapi yang dijual dengan harga Rp100 ribu per kg jauh lebih murah dibanding harga pasar.
Komoditas seperti bawang merah dan bawang putih tercatat naik di kisaran 5 hingga 10 persen, harga cabai merah dan cabai besar juga naik.
MENJELANG Hari Raya Idulfitri, sejumlah harga bahan pokok di pasar tradisional Kota Makassar mulai merangkak naik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved