Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
PENERAPAN Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah berhasil menekan penyebaran Covid-19. Dari semula sebanyak 202 wilayah Rukun Tetangga (RT) yang berstatus zona kuning, kini turun menjadi 104 RT.
Hal itu diungkapkan Bupati Brebes, Idza Priyanti di dapur umum yang didirikan di Mapolres Brebes, Kamis (18/2). Dapur umum didirikan untuk memasak dan memasok makanan ke sejumlah tempat yang menerapkan PPKM Miro. Warga di Brebes yang terkonfirmasi Covid-19 ini, melakukan isolasi mandiri. Kami memasok makanan kepada mereka," ujar Idza.
Idza menuturkan, bantuan makanan akan diberikan kepada masyarakat yang isolasi mandiri selama tiga hari sekali. Bantuan makanan diberikan hingga selesai masa PPKM Mikro pada 22 Februari mendatang.
"Per 9 Februari lalu, di Brebes masih ada sebanyak 202 RT yang masuk zona kuning penyebaran Covid-19. Namun setelah pelaksanaan PPKM Mikro jumlahnya turun, saat ini hanya ada 104 RT yang masih zona kuning. Artinya, ada 98 RT yang sudah masuk zona hijau," ungkap Bupati.
Dijelaskan Bupati, Idza, bantuan makanan itu akan disalurkan ke posko-posko di Kabupaten Brebes yang berjumlah 116 posko. Kemudian, akan diteruskan kepada warga yang tengah melaksanakan isolasi mandiri agar mereka tidak perlu keluar rumah. "Diharapkan jumlah RT zona kuning terus menurun seiring pelaksanaan PPKM Mikro," harapnya
Menurut Idza, pihaknya membuat seribu box nasi untuk diberikan kepada masyarakat yang isolasi mandiri. "Selain bantuan makanan juga akan disalurkan bantuan sembako kepada mereka," pungkasnya. (OL-15)
Titiek didampingi Wakil Direktur Utama Perum Bulog, Marga Taufiq, sejumlah anggota Komisi IV DPR RI, serta Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma.
Para peserta merupakan gabungan anggota Kodim 0713 Brebes, Polres Brebes, Satpol PP, hingga petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah (DLHPS) Kabupaten Brebes.
Penemuan mayat yang disembunyikan dalam koper di Desa Sukareja, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menggegerkan warga setempat
Pemkab Brebes bergerak cepat menangani banjir bandang di Bumiayu dengan mengerahkan dua alat berat untuk sodetan sungai akibat cuaca ekstrem.
BANJIR bandang kembali menerjang Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Sungai Keruh meluap dan mengakibatkan sedikitnya 11 rumah warga hilang terbawa banjir bandang.
“Kebutuhan pupuk petani mencapai sekitar 50 ton per hari, sementara pengiriman yang masuk ke kios sangat terbatas."
Tetap waspadai cuaca ekstrem tersebut, karena dapat berdampak bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung.
Terkait tanggul yang jebol, pemerintah daerah akan melibatkan sektor swasta untuk percepatan perbaikan.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meresmikan Embung Karangjati di Blora. Embung senilai Rp8,5 miliar ini diproyeksikan mengairi 40 hektare lahan dan tingkatkan panen petani.
Pengaruh bibit siklon tropis, sistem tekanan rendah, serta sirkulasi siklonik memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan di berbagai kawasan.
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Farita Rachmawati, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menyesalkan maraknya tawuran sarung selama Ramadan dan meminta penanganan ramah anak melalui disiplin positif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved