Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Aceh Nova Iriansyah menegaskan Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2021 merupakan momentum bagi insan pers untuk mengawal dan membantu pemerintah dalam memutus mata rantai pandemi Covid-19.
"Pers menjadi akselerator perubahan dengan terus menerus memberikan edukasi dan informasi kepada seluruh masyarakat, agar patuh kepada segala kebijakan untuk dalam melawan pandemi ini," kata Gubernur Aceh Nova Iriansyah dalam sambutan yang dibacakan Sekdaprov Aceh Taqwallah, Senin malam.
Penegasan itu disampaikan pada malam Penganugerahan Sahabat PWI Aceh dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2021, yang dipusatkan di Anjong Mon Mata Kompleks Meuligoe Gubernur Aceh di Banda Aceh.
Disisi lain, Nova juga berpesan agar wartawan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat, atas setiap kebijakan publik yang dilakukan oleh pemerintah.
"Tentunya insan pers dituntut harus mampu bersinergi dengan pemerintah dan rakyat sesuai hukum dan etika pers," katanya menambahkan.
Baca juga : Ikatan ALumni ITB Butuh Sosok Pemersatu dan Antiradikalisme
Nova berharap agar setiap informasi yang disampaikan oleh pers (wartawan) harus konstruktif, membangun, akurat, berimbang, dan tidak mengandung fitnah.
Ia juga meminta para wartawan di Aceh termasuk di Tanah Air, agar dalam menjalankan tugasnya senantiasa berpedoman kepada kode etik jurnalistik wartawan Indonesia.
Nova menegaskan, sepanjang sejarah Aceh para wartawan sudah menunjukkan kiprahnya dalam mengawal demokrasi, dan mendukung Pemerintah Aceh dalam memberikan informasi kepada seluruh masyarakat.
Kerja-kerja ini, kata dia, harus terus dilakukan pers di aceh dan di Indonesia dalam menjalankan fungsinya sebagai pilar keempat demokrasi.
"Selamat Hari Pers Nasional, semoga para wartawan dan pers di Aceh dapat terus berkembang ke arah yang lebih baik," pungkasnya, (Ant/OL-7).
Iwakum memaknai Hari Pers Nasional 2026 sebagai momentum penguatan perlindungan hukum dan konstitusional bagi kebebasan pers di Indonesia.
KETUA Dewan Pers Komaruddin Hidayat menegaskan peran pers sebagai cermin yang memantulkan realitas yang terjadi di pemerintah maupun masyarakat.
Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, menegaskan bahwa sinergi antarlembaga merupakan kunci utama agar setiap kasus yang menimpa insan pers dapat diselesaikan secara berkeadilan.
Putusan MK menegaskan bahwa wartawan tidak dapat serta-merta diproses secara pidana atau perdata atas karya jurnalistik dalam pengujuan UU Pers, Dewan Pers minta baca detil putusan MK
Dewan Pers mengeluarkan klarifikasi terkait beredarnya informasi mengenai pungutan biaya untuk penyebaran pamflet imbauan kewaspadaan penyalahgunaan profesi pers di sejumlah daerah.
Sepanjang 2025, isu kemerdekaan pers, profesionalisme jurnalistik, serta keberlanjutan ekonomi media menjadi tiga persoalan utama yang saling berkaitan.
Kegiatan bertajuk Satu Pohon, Berjuta Kehidupan ini berlangsung di kawasan Jalan Raya Bogor, Cilangkap, Depok.
Puncak HPN 2026 di Banten menegaskan pentingnya peran pers sebagai penjaga kualitas informasi di era digital dan AI.
PERS berperan penting dan merupakan mitra strategis Polri dalam mengawal dan mewujudkan rasa aman dan ketertiban masyarakat.
Pesan yang tertera jelas dalam menyambut Hari Pers Nasional besok 9 Februari adalah untuk tetap menjaga ruang publik yang ada dan harus terus bersama-sama dalam bersuara.
Acara kick-off ini turut dimeriahkan dengan kegiatan jalan santai, pertunjukan budaya, pembagian doorprize, serta penggalangan donasi kemanusiaan melalui PWI Peduli untuk korban bencana
YAYASAN Peduli Kesehatan dan Pers Indonesia resmi didirikan bersamaan dengan Hari Pers Nasional (HPN) 2025, Minggu, 9 Februari 2025, di area Cagar Budaya Jakarta Weltevreden, Pasar Baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved