Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Maung Galunggung yang telah dibentuk Polresta Tasikmalaya, berhasil menangkap 7 orang anggota geng motor yang berkeliaran tengah malam. Mereka diduga akan melakukan aksi keributan. Penangkapan tersebut dilakukan Minggu (7/2) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB di Jalan Pancasila, Kecamatan Tawang.
Anggota tim Maung Galunggung juga bergerak melakukan pengawasan dan menangkap para remaja yang tengah melakukan pesta miras di Jalan SL Tobing dan Jalan Gunung Sabeulah, Kecamatan Cihideung. Para anggota tim tersebut, berupaya membantu Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 untuk menekan rantai virus korona.
Kepala Tim Maung Galunggung, IPDA Nunung Rukanda mengatakan, tim yang dibentuk Polresta Tasikmalaya sudah beberapa hari ini bergerak melakukan patroli dan hasilnya telah mengamankan 7 orang anggota geng motor termasuk sejumlah remaja yang tengah pesta minuman keras. Namun, untuk anggota geng motor yang ditangkap diduga dari mereka itu akan melakukan tindak kekerasan termasuk aksi keributan.
"Anggota geng motor berjumlah puluhan orang yang melintas di jalan Pancasila itu melakukan aksinya dengan menyuarakan knalpot bising dan ugal-ugalan. Tim Maung Galunggung yang melihatnya, langsung mengejar mereka hingga menangkapnya tetapi yang lainnya melarikan diri tapi setelah digeledah menemukan atribut seperti jaket, kaos dan kartu nama anggota geng motor," katanya, Minggu (7/2/2021).
Baca Juga: Polres Tasikmalaya Kota Bersih-Bersih Tangkal Korona dan DB
Ia mengatakan, Tim Maung Galunggung melakukan penggeledahan terhadap anggota geng motor yang sebagian telah melarikan diri dan mereka tetap ditangkap dan akan dipanggil para orangtua mereka. Karena, dari mereka paling banyak masih berstatus pelajar dan lainnya itu sudah keluar sekolah tapi razia terhadap para pelaku kejahatan jalanan akan terus dilakukan agar kondisi Kota Tasikmalaya aman, nyaman dan kondusif.
"Kami tidak hanya melakukan penangkapan terhadap geng motor saja, tapi memberantas minuman keras termasuk mengejar kejahatan di jalan seperti pencurian kendaraan. Namun, selama melakukan razia telah menyita miras berbagai jenis tapi dari pedagang jamu hingga membantu Satgas Covid-19 membubarkan warga yang masih berkerumun," ujarnya. (AD/OL-10)
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Trunoyudo menyebutkan bahwa momentum bulan suci Ramadan turut melandasi semangat kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
Presiden RI Prabowo Subianto mengingatkan aparat penegak hukum agar tidak menggunakan hukum sebagai alat untuk menyerang lawan politik.
Mayoritas publik atau sekitar 67 persen percaya bahwa penempatan Polri di bawah kementerian berpotensi mengurangi independensi kepolisian.
kasus yang menimpa Hogi Minaya di Sleman, Yogyakarta serta arogansi terhadap penjual es gabus menunjukkan polisi tidak lagi menghayati perannya sebagai pelayan masyarakat.
Penempatan Polri di bawah kementerian justru berpotensi melemahkan efektivitas kerja kepolisian karena memperpanjang rantai birokrasi dan membuka ruang intervensi.
Menurut Fauzan, wacana pembentukan kementerian khusus yang membawahi kepolisian justru berisiko menambah kerumitan birokrasi.
Sifat rekomendasi tersebut cenderung konvensional dan sudah umum dikenal dalam diskursus reformasi kepolisian di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved