Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA 11 bulan pandemi Covid-19 melanda Tanah Air, sektor jasa keuangan simpan pinjam Koperasi Kredit Obor Mas, tidak kelimpungan. Di saat koperasi lain di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, terbelit wabah Covid-19 dan terpaksa mengambil kebijakan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawannya, Kopdit Obor Mas tidak. Kopdit yang sudah berusia 48 tahun ini tetap berdiri kokoh dengan tidak melakukan PHK karyawannya.
General Manager KSP Kopdit Obor Mas, Leonardus Frediyanto Moat Lering bersyukur selama dihantam Covid-19 tidak ada satupun karyawan yang di-PHK. Bahkan juga tidak ada karyawan Kopdit Obor Mas yang dirumahkan.
"Kita sangat bersyukur. Selama pandemi Covid-19, karyawan kita yang bekerja di 16 Kantor Cabang Kopdit Obor Mas di setiap kabupaten yang ada di wilayah pulau Flores ini, tidak ada satu yang kita PHK dan dirumahkan. Tunjangan hari raya mereka juga terima tepat pada waktunya," ujar General Manager KSP Kopdit Obor Mas yang biasa disapa Yanto ini, Minggu (7/2).
Dia menjelaskan saat ini total karyawan Kopdit Obor Mas ada 269 orang yang tersebar di seluruh wilayaH Flores. Sejak pandemi hingga sekarang, tak ada satupun karyawan yang di PHK maupun dirumahkan.
"Selama masa pandemi Covid-19 ini, jam kerja karyawan saja yang saya batasi dengan setiap karyawan wajib mengikuti rapid test. Tetapi kunjungan terhadap anggota kita, tetap mereka lakukan terutama dalam memberikan pendampingan usaha anggota yang kena dampak Covid-19. Jadi selama ini, kita tidak pernah PHK dan merumahkan karyawan kita. Mereka tetap bekerja seperti biasa," beber dia.
Bahkan papar Yanto di masa pandemi untuk tahun 2021 ini pihaknya sementara lagi merekrut karyawan baru. Saat ini sudah sampai di tahap seleksi karyawan baru Kopdit Obor Mas.
Yanto juga menambahkan selama masa pandemi Covid-19 ini justru aset Kopdit Obor Mas ini mengalami pertumbuhan dengan jumlah aset saat ini mencapai Rp1 triliun lebih per 31 Desember 2020. Dibandingkan dengan tahun 2019, aset kita hanya mencapai Rp745 miliar lebih.
Aset kita meningkat di masa pandemi Covid-19, kata dia, hal ini dikarenakan pihak manajemen mengeluarkan lima strategi program kredit UMKM bagi anggota Kopdit Obor Mas di tengah pandemi Covid-19 seperti pengurangan angsuran pokok pinjaman, membebaskan denda angsuran pinjaman, memperpanjang jangka waktu pinjaman, penurunan suku bunga pinjaman dan yang terakhir penambahan modal usaha.
Selain aset, di akhir wawancara, dia menuturkan jumlah anggota Kopdit Obor Mas juga mengalami peningkatan di masa pandemi Covid-19 ini.
"Saat ini anggota Kopdit Obor Mas sudah mencapai 102.508 orang per 31 Desember 2020. Jumlah anggota juga kita bertambah di masa pandemi Covid-19 ini," pungkas Yanto ini. (GL/OL-10)
Tanah longsor terjadi pada Kamis (22/1) sore akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak pagi hari.
Sebuah pertikaian keluarga berujung pada tewasnya seorang pria berusia 55 tahun, berinisial MG di Rumah Adat Gendang Palit. Korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh tiga keponakan.
Penundaan pelayaran ini sejalan dengan peringatan dini cuaca maritim yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang.
PULUHAN siswa Sekolah Dasar Inpres (SDI) di Pilau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), harus menempuh proses belajar di gedung yang rusak parah.
Dunia usaha di Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan optimisme kuat memasuki awal 2026, seiring meningkatnya investasi dan membaiknya aktivitas ekonomi pada akhir 2025.
BMKG tetapkan status SIAGA hujan ekstrem di NTT dan hujan sangat lebat di Jawa pada 19 Januari 2026 akibat Siklon Nokaen dan dua bibit siklon.
PERTUMBUHAN kredit industri fintech peer-to-peer (P2P) lending atau pinjaman daring (pindar) pada 2026 berada di level dua digit.
Per Desember 2025, kredit perbankan tumbuh sebesar 9,63% secara tahunan (yoy) ditopang penyaluran kredit investasi yang tinggi.
Kebutuhan masyarakat terhadap akses kredit digital yang cepat, mudah, dan terjangkau terus meningkat, terutama di luar kota-kota besar.
Keterbatasan akses pembiayaan masih menjadi persoalan besar bagi pelaku usaha di Indonesia, khususnya UMKM dan generasi muda.
Untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, daya beli masyarakat kelas menengah masih membutuhkan dukungan kebijakan.
Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) Hery Gunardi mengungkapkan fasilitas pinjaman perbankan yang belum ditarik atau undisbursed loan masih cukup tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved