Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SATU keluarga terdiri dari suami, istri, dan seorang anak warga Kampung Tugu Sari RT 02/18, Kelurahan Sayang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, diduga keracunan usai mengonsumsi oncom yang diolah dengan nasi. Dua orang meregang nyawa saat mendapat perawatan medis di rumah sakit.
Berdasarkan informasi, peristiwanya bermula saat keluarga tersebut diberi oncom oleh tetangganya pada Minggu (31/1). Namun, oncom tersebut tak langsung dimasak, tapi didiamkan selama dua hari.
Pada Selasa (2/3), Dedi Sumardi, 56, kepala keluarga, mengolah oncom itu dengan cara dibakar. Lalu, bersama istri, Aidah, 45, dan anaknya, Fuji Fauziah, 20, Dedi mengonsumsi oncom tersebut.
Selang beberapa jam kemudian, Dedi merasakan mual dan pusing hingga dehidrasi. Keesokan harinya Dedi sudah beraktivitas seperti biasa.
Namun pada Rabu (3/2), giliran istri Dedi, Aidah, mengalami gejala serupa. Aidah sempat dibawa ke bidan dan mendapat perawatan. "Pada Rabu sore Aidah meninggal dunia," kata Nanang, 50, warga setempat, Kamis (4/2).
Di saat keluarga itu tengah berduka, Fuji, anak pertama pasutri itu, mengalami hal serupa seperti yang dialami kedua orangtuanya. Karena kondisinya cukup kritis, Fuji dibawa ke Rumah Sakit Dr Hafiz. Namun pada Kamis (4/2) sekitar pukul 08.00 WIB, Fuji meninggal dunia.
"Kalau dari keterangan pak Dedi, katanya mereka tidak makan apa-apa lagi setelah makan oncom itu," pungkasnya.
Kasatreskrim Polres Cianjur, Ajun Komisaris Anton mengatakan belum bisa memastikan penyebab meninggalnya ibu dan anak. Namun dari keterangan saksi-saksi, dugaan sementara korban mengonsumsi makanan yang mengandung bakteri. "Kami masih dalami. Masih proses penyelidikan," kata Anton. (OL-15)
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Pembangunan renovasi bangunan rutilahu milik almarhum dikerjakan setelah terlebih dulu dilakukan survei dan kajian.
Data anak yang kedapatan tidak sekolah itu diperoleh dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin). Pendataan dilakukan melalui hasil survei pada tahun lalu.
Upaya mensterilkan lahan eks TPA Pasirsembung akan dikerjasamakan dengan pihak ketiga.
Rute kereta api wisata Jaka Lalana diharapkan bisa memperkuat potensi penerimaan pendapatan daerah karena Cianjur akan menjadi destinasi para wisatawan.
Puslabfor Mabes Polri melakukan olah TKP lanjutan dan mengambil sampel makanan serta air mineral dalam kasus penemuan tiga jenazah satu keluarga di Warakas, yang diduga keracunan makanan
Polisi menyebut tiga korban satu keluarga yang ditemukan tewas di kontrakan Warakas, Jakarta Utara, mengeluarkan busa dari mulut. Penyebab kematian masih diselidiki.
Polres Metro Jakarta Utara menyelidiki dugaan keracunan makanan yang menewaskan tiga penghuni kontrakan di Jalan Warakas. Polisi masih melakukan olah TKP.
Polisi mengevakuasi tiga jasad korban yang diduga keracunan makanan dari kontrakan di Jalan Warakas, Jakarta Utara, ke RS Polri Kramat Jati dan menunggu hasil uji penyebab kematian.
Seorang ibu dan dua anak ditemukan tewas di rumah kontrakan Jalan Warakas, Jakarta Utara. Polisi mengamankan bungkus makanan dan menyelidiki penyebab kematian.
Tiga anggota satu keluarga ditemukan tewas di rumah kontrakan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Polisi menduga korban mengalami keracunan makanan dan masih menyelidiki kasus ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved