Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Puslabfor Polri Ambil Sampel Makanan dari Lokasi Keluarga yang Keracunan

Yurike Budiman
02/1/2026 21:26
Puslabfor Polri Ambil Sampel Makanan dari Lokasi Keluarga yang Keracunan
Satu keluarga ditemukan tewas diduga akibat keracunan di dalam rumah kontrakan di Jalan Warakas 5 Gang 10, Jakarta Utara(Metrotvnews/Yurike Budiman)

POLRES Metro Jakarta Utara bersama Polda Metro Jaya dan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan di lokasi penemuan tiga jenazah satu keluarga di kawasan Warakas, Jakarta Utara, Jumat (2/1) sore.

Dalam olah TKP tersebut, tim Puslabfor mengambil sejumlah sampel barang dari dalam rumah kontrakan korban, termasuk bekas makanan dan minuman, untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

"Puslabfor Mabes Polri datang untuk pengambilan sampel benda-benda yang ada di TKP yang sekiranya diperlukan untuk melakukan pengecekan lebih lanjut," kata Kanit Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara, Iptu Seno Aji Pradana, Jumat (2/1). 

Sampel yang diambil antara lain air dalam botol mineral serta bungkus makanan yang ditemukan tak jauh dari posisi korban. Seluruh barang tersebut akan diuji di laboratorium forensik guna mengungkap penyebab pasti kematian para korban.

Seno juga meluruskan informasi yang sempat beredar terkait adanya teh yang disebut-sebut sempat diminum korban sebelum kejadian.

"Bukan sempat terminum, tapi memang ada teh di sekitar dapur yang memang disiapkan di panci, wajan," kata Seno.

Dari empat korban yang ditemukan di dalam rumah kontrakan tersebut, tiga di antaranya diketahui mengeluarkan busa dari mulut. Sementara satu korban selamat, yang merupakan anak dari keluarga tersebut, masih menjalani perawatan intensif di RSUD Koja.

"Saat ini masih dirawat, dalam penanganan medis oleh kedokteran dan masih menunggu hasil dari laboratorium dan lainnya, kondisi cukup stabil," ujar Seno. (P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya