Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
PELAKSANAAN vaksinasi Covid-19 perdana di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, tidak diikuti Bupati dan Sekda setempat. Keduanya beralasan ada urusan keluarga yang sangat penting yang tidak bisa diwakilkan.
PLH Sekda Kabupaten Lembata, Kedang Paulus, Rabu (3/2/2021) di lokasi pencanangan vaksinasi Covid-19, Puskesmas Desa Pada menjelaskan, Bupati Eliazer Yentji Sunur awalnya bersedia menjalani vaksinasi Covid-19, namun karena menerima kabar lelayu sehingga orang nomor satu Lembata itu tidak dapat menjalani vaksinasi.
"Kemarin kami dapat informasi bahwa beliau (Bupati) berangkat ke Bekasi, Jawa Barat karena mertuanya meninggal. Akhirnya di bawah koordinasi bersama Pa Sekda, ditunjuklah Pa Wakil yang membuka pencanangan vaksinasi covid-19 ini. Sementara Sekda Kabupaten Lembata, mengambil Cuti," ujar Plh.Sekda, Kedang Paulus, Rabu (3/2).
Sekda Lembata, Paskalis Tapobali dikabarkan menemani perawatan isterinya ke Surabaya, Jawa Timur. "Saya akan ikuti tahap kedua. Saat ini saya masih berada di Surabaya. Pencanangan Vaksinasi hari ini saya tidak bisa ikut," jawab Sekda Lembata, Paskalis Tapobali melalui pesan whatsapp, kepada mediaindnesia.com. (OL-13).
Baca Juga: Mau ke Cianjur Jangan Lupa Bawa Surat Bebas Covid-19
Influenza atau yang lebih akrab dikenal sebagai flu sering kali dianggap remeh sebagai gangguan pernapasan biasa.
Daya tular campak cukup tinggi, mirip dengan covid-19. Seseorang yang terinfeksi dapat menularkan virus selama 4 hari sebelum dan sesudah gejala muncul.
Jemaah haji perlu memahami manfaat kesehatan jangka panjang dari vaksinasi, bukan sekadar memenuhinya sebagai syarat administrasi.
Data Kementerian Agama menunjukkan bahwa lebih dari 22% jemaah haji Indonesia pada 2025 merupakan kelompok lansia, dan mayoritas membawa penyakit komorbid.
Orang yang hidup dengan HIV (ODHA) memiliki risiko lebih tinggi terkena infeksi menular seksual (IMS). Selain berdampak langsung pada kesehatan.
Dalam kondisi hujan, tingkat kelembapan tinggi, dan suhu tinggi, melakukan aktivitas fisik di tempat terbuka meningkatkan peluang terserang penyakit.
Badan Geologi Kementerian ESDM menaikkan status aktivitas gunung tersebut dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) sejak Minggu (18/1) pukul 11.00 Wita.
Aktivitas erupsi ini terekam dengan amplitudo maksimum mencapai 36,2 mm dan durasi sekitar 1 menit 25 detik.
Lembata membutuhkan investasi yang ramah lingkungan, meskipun beberapa sektor strategis kerap mendapat penolakan dari sebagian masyarakat.
Berdasarkan pengamatan instrumental, aktivitas kegempaan masih didominasi oleh gempa hembusan dengan jumlah mencapai 1.340 kejadian.
DINAS Kesehatan Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, bersama Puskesmas Lewoleba melakukan tindakan pengendalian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Lewoleba Barat, Selasa (18/11).
SENJA baru saja turun di Taman Kota Lewoleba, Ibu Kota Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Minggu (16/11), ketika satu per satu obor mulai menyala.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved