Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PELAYARAN antarpulau di Nusa Tenggara Timur (NTT) terganggu sejak tiga hari terakhir akibat cuaca buruk di perairan. Tinggi gelombang di perairan NTT diperkirakan bisa mencapai enam meter dan kecepatan angin antara 15-40 knot per jam.
Kondisi ini membuat ASDP Kupang hanya membuka satu rute pendek, sedangkan seluruh rute jarak jauh tutup sementara hingga cuaca kembali normal. Rute pelayaran yang masih beroperasi adalah Kupang-Hansisi berjarak sekitar lima mil dengan lama pelayaran sekitar 15 menit.
"Hari ini hanya satu rute yang beroperasi, rute lainnya tidak beroperasi," kata Manager Operasi PT ASDP Indonesia Fery Cabang Kupang, Hermin Welkis, Sabtu (30/1).
Hampir seluruh rute pelayaran fery di NTT adalah rute jarak jauh dengan lama pelayaran antara 14-17 jam, seperti Kupang-Larantuka, Kupang-Kalabahi, Kupang-Aimere, dan Kupang-Sabu. Salah satu rute terdekat, selain Kupang-Hansisi adalah rute Kupang-Rote sejauh 40 mil
yang ditempuh selama 3,5 jam.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang, Dini Pertiwi mengatakan tinggi gelombang 6 meter masuk kategori sangat tinggi. Sedangkan kecepatan angin 15-40 knot per jam. "Tinggi gelombang 4-6 meter berisiko tinggi terhadap kapal ukuran besar seperti kargo dan kapal pesiar," ujarnya.
Menurutnya, tinggi gelombang enam meter terjadi di Perairan utara Flores, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu bagian selatan, Samudera Hindia selatan Sumba hingga Sabu, perairan selatan Kupang hingga Rote dan Samudera Hindia selatan Kupang-Rote.
Sedangkan di perairan lainnya, tinggi gelombang antara 2,5-4 meter, masuk kategori tinggi seperti di Selat Sape, Selat Sumba bagian timur, Laut Sawu bagian utara, Selat Flores-Lamakera, Selat Alor-Pantar dan Selat Ombai. Masyarakat dihimbau waspada untuk mengantisipasi dampak yang timbul akibat cuaca buruk seperti tanah longsor, rob, dan banjir. (OL-15)
CUACA buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi mulai melanda perairan Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
Kapal tanker MT Abigail milik Pertamina dilaporkan kandas dan terdampar di kawasan Pantai Panduri, Tuban, setelah dihantam gelombang tinggi dan angin kencang.
Cuaca ekstrem kembali merata berpotensi di 33 daerah di Jawa Tengah Jumat (23/1), selain masih ada air laut pasang (rob), gelombang tinggi.
BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang laut tinggi hingga 4 meter disertai angin kencang dan hujan, sehingga sebagian besar nelayan memilih tidak melaut demi keselamatan.
Gelombang tinggi disertai hujan badai di perairan selatan mencapai 1,25-6 meter dan di perairan utara 1,25-2,5 meter cukup berbahaya terhadap aktivitas pelayaran.
Tinggi gelombang antara 1,25-2,5 meter (sedang) berpeluang terjadi di perairan Laut Sulawesi, perairan utara Sulawesi Utara, dan perairan Kabupaten Minahasa Utara.
Sebuah pertikaian keluarga berujung pada tewasnya seorang pria berusia 55 tahun, berinisial MG di Rumah Adat Gendang Palit. Korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh tiga keponakan.
Penundaan pelayaran ini sejalan dengan peringatan dini cuaca maritim yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang.
PULUHAN siswa Sekolah Dasar Inpres (SDI) di Pilau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), harus menempuh proses belajar di gedung yang rusak parah.
Dunia usaha di Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan optimisme kuat memasuki awal 2026, seiring meningkatnya investasi dan membaiknya aktivitas ekonomi pada akhir 2025.
BMKG tetapkan status SIAGA hujan ekstrem di NTT dan hujan sangat lebat di Jawa pada 19 Januari 2026 akibat Siklon Nokaen dan dua bibit siklon.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved