Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Fransiskus Xaverius Seda, Nusa Tenggara Timur memperkirakan gelombang tinggi akan melanda perairan Flores dalam beberapa hari kedepannya. Para nelayan diingatakan untuk mewasapdi gelombang tinggi saat melaut.
Demikian disampaikan, Kepala Stasiun Meteorologi Fransiskus Xaverius Seda, Ota Welly Jenni Thalo, Senin (25/1). Menurut dia, potensi gelombang tinggi di wilayah perairan utara Laut Flores berlaku selama tiga hari ke depan. Pada 26 Januari 2021, tinggi gelombang diperkirakan antara 1,25 meter hingga 2,5 meter dan kecepatan angin berkisar 8 hingga 25 knot. Sedangkan pada 27-28 Januari 2021, potensi tinggi gelombang dengan berkisar 2,5 meter hingga 4.0 meter dengan kecepatan angin antara 8 hingga 25 knot.
"Beberapa hari kedepan ini, wilayah perairan Flores diperkirakan gelombang lautnya sangat tinggi bisa mencapai 4 meter. Gelombang ini sangat bahaya bagi nelayan terutama nelayan yang memiliki kapasitas kapal 7 GT ke bawah," papar Ota Thalo ini.
Dia mengatakan nelayan yang ada di perairan laut Flores yang meliputi beberapa kabupaten yang ada di pulau Flores untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang memicu gelombang laut meningkat yang diperkirakan bisa mencapai 4 meter. Kondisi ini akan sangat berbahaya bagi nelayan-nelayan yang menggunakan perahu kecil.
Ota Thalo ini juga meminta kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar daerah yang berpeluang terjadi gelombang juga harus waspada. "Sekali lagi saya mengingatkan kembali agar nelayan maupun kapal-kapal motor kecil untuk lebih hati-hati saat beraktivitas di laut untuk beberapa hari kedepan," pungkas dia. (OL-15)
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
BMKG: gelombang tinggi disertai hujan badai masih berlangsung di perairan utara Jawa Tengah hingga Minggu (18/1) ini.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Gelombang tinggi 1,25-2,5 disertai angin hujan dan badai masih berlangsung di perairan Jawa Tengah berisiko terhadap pelayaran.
Cuaca ekstrem berpotensi di 27 daerah Salasa (13/1) warga di Pantura dan Jateng bagian tengah diminta waspada terhadap bencana hidrometeorologi dan gelombang tinggi.
Cuaca ekstrem yakni hujan lebat dan angin kencang dan sambaran petir masih berpotensi terjadi di berbagai darah disertai hujan badai dan gelombang tinggi.
BMKG tetapkan status SIAGA hujan ekstrem di NTT dan hujan sangat lebat di Jawa pada 19 Januari 2026 akibat Siklon Nokaen dan dua bibit siklon.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
ANCAMAN longsor dan fenomena tanah bergerak terus menghantui warga Kampung Waso, Desa Golo Rentung, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
PEMERINTAH Kota Kupang kembali menorehkan prestasi gemilang dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
CUACA ekstrem berupa hujan disertai angin kencang terus melanda Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam beberapa hari terakhir.
Pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu di provinsi kepulauan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved