Jumat 22 Januari 2021, 07:39 WIB

KPU Rembang Belum Bisa Tetapkan Paslon Terpilih

Akhnad Safuan | Nusantara
KPU Rembang Belum Bisa Tetapkan Paslon Terpilih

MI/Akhmad Safuan
Paslon Harno-Bayu Andriyanto menggugat hasil pemilu Kabupaten Rembang ke Mahkamah Konstitusi.

 

MASIH bersengketa di Mahkamah KonstitusI (MK), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang belum bisa menggelar pelaksanaan rapat pleno penetapan pasangan calon terpilih di Pilkada Rembang 2020. Mundurnya pelaksanaan rapat pleno penetapan pasangan calon terpilih di Pilkada Rembang 2020 tersebut karena hingga saat ini proses pemilu belum rampung, karena adanya gugatan dilayangkan oleh pasangan calon (paslon) Harno-Bayu Andriyanto ke Mahkamah Konstitisi (MK).

"Masih ada penundaan rapat pleno penetapan pasangan calon terpilih, karena pelaksanaan Pilkada Rembang digugat di Mahkamah Konstitusi. Sehingga harus menunggu proses hingga selesai," kata Ketua KPU Rembang M Ika Iqbal Fahmi, Kamis (22/1).

Penundaan itu dilakukan sampai waktu yang belum ditentukan, sesuai aturan yang ada penetapan Paslon terpilih dilakukan ketika Pilkada dipastikan rampung. Sedangkan penetapan itu dilakukan untuk daerah-daerah yang tidak ada gugatan MK. Penetapan dilakukan setidaknya 3 sampai 5 hari setelah putusan hasil sidang MK didapatkan oleh KPU Kabupaten Rembang. Selanjutnya pelantikan segala macam dilimpahkan kepada DPRD Kabupaten Rembang.

"KPU baik di daerah hingga pusat masih berkonsentrasi dan lakukan persiapan menghadapi sidang MK. Yakni menyiapkan jawaban dan bukti yang diperlukan. Kita telah membentuk tim untuk menghadapi gugatan itu," tambahnya.

baca juga: KPU Tetapkan Alm Asner Silalahi Walikota Terpilih Pematangsiantar

Pilkada Rembang hingga saat ini masih menyisakan permasalahan setelah penetapan pemenang pada Desember lalu, karena paslon Harno-Bayu Andriyanto melalui kuasa hukumnya telah melayangkan laporan atas dugaan terjadinya pelanggaran yang dinilai terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).

Selisih perolehan suara dua Paslon Harno-Bayu Andriyanto (208.736 suara) dan Abdul Hafidz-Hanies Cholil Baro' (214.237 suara) hanya terpaut 1,3 persen. Hal ini memunculkan gugatan ke MK, sehingga belum dapat dilakukan penetapan calon terpilih. (OL-3)
 

Baca Juga

MI/ Bary Fathahilah

Pasien Sembuh Covid-19 di Gunung Kidul Bertambah Delapan Orang

👤Ant 🕔Minggu 05 Desember 2021, 23:58 WIB
Kasus aktif covid-19 di Gunung Kidul tinggal 39...
MI/Susanto

Vaksinasi di Medan Capai 78,55 Persen

👤Ant 🕔Minggu 05 Desember 2021, 23:42 WIB
Capaian vaksinasi tersebut, sudah melebihi target sebesar 70% yang ditetapkan oleh pemerintah...
dok.Apdesi

APDESI akan Anugerahi Jokowi Sebagai Bapak Pembangunan Desa

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 05 Desember 2021, 22:06 WIB
APDESI akan menganugerahi Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi sebagai "Bapak Pembangunan Desa" sekaligus "Bapaknya Kepala...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya