Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Konflik Thailand-Kamboja, 14 Tewas dan 500 Ribu Warga Mengungsi

Dhika Kusuma Winata
11/12/2025 07:54
Konflik Thailand-Kamboja, 14 Tewas dan 500 Ribu Warga Mengungsi
Seorang personel militer Thailand mengambil foto di Pos Pemeriksaan Perbatasan Internasional Ban Khlong Luek yang ditutup antara Thailand dan Kamboja, di distrik Aranyaprathet, provinsi Sa Kaeo, Thailand pada Selasa (24/6).(AFP/LILLIAN SUWANRUMPHA)

GELOMBANG baru bentrokan bersenjata di perbatasan Thailand dan Kamboja kembali memaksa sedikitnya setengah juta warga meninggalkan rumah mereka.Pertempuran yang berulang di wilayah sengketa tersebut kembali menelan korban jiwa.

Bentrokan terbaru yang pecah sejak awal pekan menewaskan sedikitnya 14 orang terdiri atas prajurit Thailand dan warga sipil Kamboja.

Lebih dari 500.000 penduduk dari kedua negara melarikan diri dari desa-desa yang berada dekat garis depan perbatasan.

Di barat laut Kamboja, dentuman artileri dilaporkan masih terdengar pada Rabu pagi dari arah kompleks candi bersejarah yang menjadi titik sengketa.

Menjelang sore, ratusan keluarga mulai meninggalkan tempat penampungan di sebuah pagoda untuk mencari lokasi yang lebih aman.

“Pihak berwenang mengatakan tempat ini sudah tidak aman lagi,” ujar seorang warga Kamboja, Seut Soeung.

Seorang polisi yang enggan disebut namanya mengatakan pemindahan dilakukan karena sejumlah jet Thailand terbang dekat area pagoda.

Konflik kedua negara kembali memanas akibat perselisihan batas yang sudah berlangsung turun-temurun sejak era kolonial Prancis.

Klaim bersinggungan atas sejumlah kuil kuno di sepanjang perbatasan 800 kilometer itu berulang kali memicu kontak senjata.

Bentrokan pekan ini menjadi yang paling mematikan sejak pertempuran lima hari pada Juli lalu yang menewaskan puluhan orang.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Thailand menyebut lebih dari 400 ribu warganya dipindahkan ke berbagai tempat perlindungan. Angka pengungsi dari Kamboja terus meningkat seiring konflik yang belum menunjukkan tanda mereda. (AFP/I-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik