Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
"Irma besok Pak Jokowi datang itu. Mau ki minta apa?," tanya Nurmiati kepada adiknya di posko pengungsian Stadion Manakarra, Mamuju, Sulawesi Barat, Senin (18/1).
Sore itu, matahari sudah kembali ke peraduannya. Nurmiati dan Irma terlihat tengah bersantai di bawah tenda yang dibangun secara darurat. Di sana, keduanya tengah berkisah soal gempabumi 6,2 SR yang menguncang pada Jumat (15/1) lalu.
Namun, tampaknya mereka bukan menceritakan sesuatu yang sedih pascabencana. Tetapi menceritakan sebuah harapan ketika bisa bertemu Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Kabar kedatangan Jokowi di Stadion Manakarra sudah beredar luas. Ribuan pengungsi yang ada di sana pun sudah bersiap menantinya.
"Informasinya besok toh (Rabu (19/1) datang ki Pak Jokowi di sini. Makanya kita di sini semua senang," aku Nurmiati.
Tidak ada harapan yang berlebihan ingin dicapai Nurmiati bersama Irma ketika bisa diberi kesempatan untuk bertemu Presiden Indonesia ke-7.
"Saya cuman mau dikasih bantuan sembako saja. Itu sudah cukup, tapi kalau bisa foto sama bapak presiden, tambah senang lagi," sumringah Nurmiati di hadapan Irma.
Tak ubahnya Nurmiati dan Irma, pengungsi lainnya di posko pengungsian induk itu juga mengharapkan hal yang sama. Seperti yang diakui Zul Kifli.
Ia meminta, ketika Jokowi mendatangi mereka tidak hanya diberikan bantuan sembako melainkan juga diberikan bantuan biaya untuk pembangunan rumah.
"Rumah saya hancur mi pak. Tidak bisa lagi ditinggali. Kalau bisa besok (hari ini) ketemu sama Pak Jokowi, saya mau minta bantuan rumah," ungkap Zul.
Tidak hanya Zul, Andi Mugni juga berharap bantuan rumah dari Jokowi. "Sama lah saya pak. Mau ja juga dikasih bantuan rumah. Paling tidak kalau rumah saya tidak bisa lagi dibangun. Saya dikasih rumah baru," imbuhnya. (OL-13)
Baca Juga: Bantu Gempa Sulbar, Kemensos Keluarkan Logistik Gudang Sulbar
Beras yang rusak karena terkena hujan itu disimpan di gudang JNE sejak Mei 2020. Namun, baru dikubur pada November 2021 atau disimpan selama 1,5 tahun.
Pemusnahan/penimbunan bansos yang tidak layak konsumsi harus mengumumkannya ke publik.
Kemensos mengklaim bantuan dari pihaknya memiliki stiker khusus yakni bantuan presiden melalui Kemensos
"Besok kita akan cek lapangan, kita akan mengundang media termasuk dari Kementerian Sosial, kemudian dari Bulog, penyidik dari Polda,"
Dalam setiap pengeluaran beras dari gudang, Bulog menekankan ada prosedur standar yang harus dilakukan. Tujuannya, memastikan proses quality control berjalan dengan baik.
"Didapat keterangan bahwa jumlah beras diperkirakan kurang lebih 1 ton yang kondisinya pada saat ditimbun sudah tidak layak konsumsi karena beras rusak dalam perjalanan menuju KPM,"
Enam desa di Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, masih terisolasi selama dua minggu setelah longsor menutup akses jalan
Masyarakat diminta untuk mewaspadai aksi penipuan digital terbaru. Selasa (2/12/2025), beredar aktif akun WhatsApp palsu yang mengaku sebagai Wakil Gubernur Salim S Mengga.
PEMERINTAH Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menyalurkan Bantuan Pangan Cadangan Pemerintah (CPP) senilai miliaran rupiah untuk periode Oktober–November 2025.
Fakta terungkap dari data kesehatan terbaru di Provinsi Sulawesi Barat, hipertensi, yang kerap dianggap sebagai penyakit orang dewasa, kini mulai mengancam generasi muda Sulawesi Barat.
Ratusan siswa di Mamasa, Sulawesi Barat, kini bisa belajar dengan terang berkat listrik SuperSUN dari PLN.
Lomba balap perahu katinting dalam rangka Gubernur Cup tersebut diikuti 64 peserta dari berbagai daerah di Sulawesi Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved