Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Metro Jaya akan melangsungkan pengecekan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) penimbunan beras paket bantuan presiden (banpres) yang ditimbun di Sukmajaya, Depok, Rabu (3/8).
"Besok kita akan cek lapangan, kita akan mengundang media termasuk dari Kementerian Sosial, kemudian dari Bulog, penyidik dari Polda," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan kepada wartawan, Selasa (2/8).
Endra menjelaskan, pengecekan ke TKP penimbunan beras banpres dilakukan sekitar pukul 11.00 WIB. Pengecekan ini, katanya, guna mengetahui kebenaran sekaligus mengungkapkan kasus penemuan paket banpres tersebut.
"Tentu kita akan mengungkap persoalan yang sebenarnya karena dalam hal ini jumlah beras yang disalurkan kepada masyarakat berhak menerima itu kan ratusan ribu ton," ungkapnya.
Sebelumnya, Zulpan mengatakan kasus ini ditangani oleh Polda Metro Jaya.
"Terkait dengan beras bansos di Depok jadi penangangan kasus ini akan dilakukan oleh Polda Metro Jaya dalam hal ini Ditkrimsus Polda Metro Jaya," ujar Zulpan kepada awak media, Selasa (2/8).
Penganangan ini, menurut Zulpan, dilakukan supaya mempercepat pengungkapan dan penyidik dapat menentukan adanya unsur pidana dalam penimbunan bansos ini.
"Ini menunjukkan keseriusan Polda Metro Jaya untuk mengungkap persoalan yang ada, apakah betul ada unsur pidananya dan sebagainya," tukasnya.
Baca juga: Polri: 3.675 Kg Beras yang Ditimbun Bisa untuk 139 KPM
Perlu diketahui, sebelumnya terdapat puluhan karung beras bantuan sosial untuk masyarakat terdampak covid-19 ditemukan terkubur di tanah lapang di daerah Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat. Diduga, perusahaan JNE yang melakukan penimbunan beras bansos ini, lantaran lokasi yang berada tepat di depan gudang perusahaan tersebut.
Penemuan tumpukan beras ini pertama kali terkuak oleh warga setempat yang juga sebagai ahli waris tanah tersebut uang mendapat informasi dari pegawai perusahaan tersebut.
"Saya dapat informasi dari orang dalam JNE, ada pemendaman sembako, kemudian saya telusuri," kata warga Rudi Samin.(OL-5)
Ketua Baznas RI, Noor Achmad, menyampaikan penyaluran zakat fitrah tahun ini ditargetkan menjangkau sekitar 300 ribu mustahik.
Baznas terus memperkuat kelompok petani binaan program Lumbung Pangan (LP) di berbagai daerah di Indonesia dalam mempersiapkan beras kualitas premium untuk kebutuhan Zakat Fitrah.
PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) mengunci pasokan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
Harga kebutuhan pokok yang dijual di gerakan pangan murah seperti minyak goreng, Rp19 ribu per liter, gula pasir Rp18 ribu per kilogram, tepung Rp10 ribu per kilogram.
Beras yang rusak karena terkena hujan itu disimpan di gudang JNE sejak Mei 2020. Namun, baru dikubur pada November 2021 atau disimpan selama 1,5 tahun.
Pemusnahan/penimbunan bansos yang tidak layak konsumsi harus mengumumkannya ke publik.
Kemensos mengklaim bantuan dari pihaknya memiliki stiker khusus yakni bantuan presiden melalui Kemensos
Dalam setiap pengeluaran beras dari gudang, Bulog menekankan ada prosedur standar yang harus dilakukan. Tujuannya, memastikan proses quality control berjalan dengan baik.
"Didapat keterangan bahwa jumlah beras diperkirakan kurang lebih 1 ton yang kondisinya pada saat ditimbun sudah tidak layak konsumsi karena beras rusak dalam perjalanan menuju KPM,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved