Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGIN kencang disertai hujan es menerjang sejumlah wilayah di Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (18/1) sekitar pukul 16.00 WIB. Akibat kejadian itu, akses beberapa wilayah tersendat karena tumbangnya sejumlah pepohonan.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Mochammad Irfan Sofyan, mengaku sudah menerima laporan terjadinya angin kencang disertai hujan es di Kecamatan Pasirkuda. Laporan sementara terdapat tiga desa yang aksesnya tertutup karena pohon tumbang dan material tanah longsor.
"Informasi sementara yang kami terima, ada tiga desa yang aksesnya terisolasi karena tertutup pohon tumbang dan longsoran," ujar Irfan saat dihubungi Media Indonesia melalui telepon selulernya, Senin (18/1) malam.
Irfan belum memerinci dampak kerusakan akibat angin kencang dan hujan es di wilayah itu. Namun, tiga lokasi yang terdampak berada di Desa Girimukti, Padamulya, dan Girijaya.
"Kami masih terkendala komunikasi dengan Korcam Retana (Koordinator Kecamatan Relawan Tangguh Bencana) di sana. Tapi saya pastikan semua Retana sudah berada di lokasi," tuturnya.
Sementara ini di lokasi kondisinya gelap gulita. Pasalnya, lanjut Irfan, sambungan kabel listrik ada yang tertimpa pohon tumbang.
"Petugas kami di sana (Retana) hanya menggunakan alat seadanya untuk penerangan saat proses evakuasi," ungkapnya.
Irfan masih terus berkomunikasi dengan Retana meskipun sinyal jaringan telepon seluler tidak stabil. Sejauh ini informasi yang diterimanya tidak ada korban luka atau jiwa. "Mudah-mudahan tidak ada. Jangan sampai terjadi ada korban," pungkasnya. (OL-13)
Baca Juga: Waspadai Bencana saat Puncak Musim Hujan
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini, modifikasi cuaca bukan lagi sekadar opsi tambahan, melainkan prioritas utama.
BMKG rilis peringatan dini cuaca Jakarta 20 Januari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan merata, waspada potensi banjir dan kemacetan.
BMKG mendeteksi keberadaan Siklon Tropis Nokaen dan bibit siklon tropis 96s yang memicu peningkatan curah hujan serta gelombang laut tinggi dalam 24 jam ke depan.
Masyarakat diimbau waspada, terutama di wilayah Bogor yang diprediksi akan mengalami hujan lebat disertai potensi bencana hidrometeorologi.
Menunda membersihkan sepeda motor usai kehujanan dapat memicu timbulnya jamur hingga korosi pada bagian-bagian vital.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Pembangunan renovasi bangunan rutilahu milik almarhum dikerjakan setelah terlebih dulu dilakukan survei dan kajian.
Data anak yang kedapatan tidak sekolah itu diperoleh dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin). Pendataan dilakukan melalui hasil survei pada tahun lalu.
Upaya mensterilkan lahan eks TPA Pasirsembung akan dikerjasamakan dengan pihak ketiga.
Rute kereta api wisata Jaka Lalana diharapkan bisa memperkuat potensi penerimaan pendapatan daerah karena Cianjur akan menjadi destinasi para wisatawan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved