Minggu 17 Januari 2021, 13:29 WIB

Proyek Jalan Ke Dermaga Peti Kemas Depare Terkatung-Katung

mediaindonesia.com | Nusantara
Proyek Jalan Ke Dermaga Peti Kemas Depare Terkatung-Katung

Foto.Paskalis Keago
Jalan menuju kota Distrik Depapre di wilayah Kabupaten, Jayapura, Provinsi Papua.

 

NASIB proyek pembangunan jalan dari Kemiri ke Depapre sejak 2015, terkatung-katung membuat Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, benar-benar kecewa dengan Pemerintah Provinsi Papua yang tidak serius menangani pembangunan Jalan Kemiri–Depapre yang menjadi jalan utama menuju Dermaga Peti Kemas.

“Pembangunan Jalan Kemiri–Depapre ini, tanggung jawabnya Pemerintah Provinsi. Dan rencana pembangunan jalan ini, sebelum saya menjadi Bupati. Dan sampai sekarang diabiarkan terlantar dan Pemerintah Provinsi Papua belum serius menangani jalan ini, padahal masalah ini sudah dibicarakan berulang kali, baik di tingkat provinsi maupun dengan pemerintah Pusat,”ungkap Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw di Sentani, Jaya Pura, Senin (11/1) lalu .

Bupati Jayapura berharap Pemerintah Provinsi Papua harus serius memperhatikan pembangunan jalan menuju Dermaga Peti Kemas di Depapre.

“Tanggal 24 Januari 2021, Dermaga Peti Kemas akan beroperasi. Jadi saya harap, pemerintah Provinsi harus serius memperhatikan pembangunan jalan Kimiri-Depapre,” tegas Mathius Awoitauw. 

Menanggapi kondisi Jalan Kemiri – Depapre yang rusak parah itu, Sekwilda Provinsi Papua, Doren Wakerwa mengatakan, Jalan menuju Dermaga Peti Kemas yaitu dari Kemiri–Depapre, merupakan tanggungjawab Pemerintah Provinsi.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi akan terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Jayapura untuk pembangunan jalan itu.

“Kami akan usahakan, supaya tahun ini, jalan Kemiri–Depapre sudah rampung,” kata Doren Wakerwa kepada Wartawan di Dermaga Peti Kemas Depapre, Kamis (14/1).

Pembangunan jalan ini terhenti lantaran sejumlah orang yang menangani pembangunan jalan itu, terjerat kasus korupsi dan ada pejabat di provinsi dan mitra kerjanya yang menangani proyek jalan ini, terpaksa harus tinggal dan menginap di balik terali besi

Persoalan terbengkalainya jalan Kemiri – Depapre ini juga menjadi sorotan Anggota DPR Papua dari daerah pemilihan I, Jansen Monim. “Pemerintah harus melanjutkan proses pembangunan jalan Kemiri-Depapre sepanjang 24 kilometer,” kata Jansen seperti yang dilansir kabarpapua.com, Juni 2020.

Menurut Jansen Monim yang juga mantan Kepala Dinas Provinsi Papua itu, bahwa proses hukum atas kasus korupsi Jalan Kemiri-Depapre telah selesai dan pelakunya telah dijerat 7 tahun penjara.

“Jadi proses pembangunan jalan tidak ada kaitannya lagi dengan proses hukum, sehingga pembangunan jalan itu harus kembali dikerjakan. Masyarakat tidak butuh alasan apapun, karena hanya butuh jalan yang bagus, karena sudah puluhan tahun jalan itu rusak, ” kata Jansen.

Jansen, anggota Komisi IV DPR Papua yang membidangi infrastruktur menyebutkan, kerusakan jalan sangat berat dan masyarakat tetap berharap jalan itu kembali mulus. Apalagi dalam APBD induk ada masukan dana untuk progres pembangunan jalan tersebut.

Jansen menjelaskan sejak tahun 2009, Jalan Kemiri-Depapre belum pernah direncanakan kembali kelanjutan pembangunan jalan hingga hari ini. Ia berharap proses hukum tak lagi menghambat pekerjaan jalan tersebut. (RO/OL-09)

Baca Juga

ANTARA/HO

Seekor Gajah Liar Ditemukan Mati di Aceh Jaya

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 05 Maret 2021, 11:09 WIB
BKSDA Provinsi Aceh kemudian membentuk tim guna melakukan pengecekan langsung ke Kabupaten Aceh Jaya, untuk memastikan penyebab kematian...
Medcom.id

Pandemi Tak Reda Jadi Bahasan Rakor Kepala Daerah se Kalsel

👤Denny Susanto 🕔Jumat 05 Maret 2021, 10:39 WIB
Kasus covid-19 di Kalimantan Selatan yang belum reda menjadi pokok bahasan rakor kepala daerah se Kalsel yang dipimpin oleh Pj Gubernur...
MI/Solmi

Anggaran Mitigasi Karhutla Jambi Rp33 Miliar

👤Solmi 🕔Jumat 05 Maret 2021, 10:31 WIB
Pemerintah  Provinsi Jambi mendapat dukungan anggaran untuk mitigasi karhutla Rp33 miliar atau naik dari anggaran sebelumnya Rp8...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya