Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
TERJADI banjir susulan akibat meluapnya Sungai Citanduy dan Cikidang pada Rabu (13/1) malam sekitar pukul 21.00 WIB. Sebelumnya banjir sempat surut namun di malam hari datang lagi kiriman air yang merendam ratusan rumah di Kampung Bojongsoban, Hegarsari, Mekarsari, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya.
Ada sekitar 450 rumah terendam banjir susulan dengan ketinggian antara 70 cm sampai 1,5 meter. Kepala Desa Tanjungsari, Amas mengatakan hingga hari ini belum ada tanda-tanda air menyusut.
"Banjir sempat surut namun malam harinya kembali naik. Ketinggian air antara 70 sentimeter hingga 1,5 meter. Kami minta masyarakat tetap waspada," kataa Amas, Kamis (14/1).
Ia menyebutkan banjir kali ini cukup besar dibandingkan tahun sebelumnya. Banjir menyebabkan aktivitas masyarakat lumpuh dan warga terisolir banjir karena kendaraan tidak bisa melintas.
"Kami sudah melaporkan kejadian itu kepada pemerintah daerah, BPBD, dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) supaya secepatnya melakukan pengerukan di dua sungai. Banjir yang terjadi selama ini disebabkan adanya pendangkalan hingga beberapa lubang pembuangan air tidak bisa mengalir seperti biasanya. Ini menyebabkan air terus meninggi dan merendam ratusan rumah," ujarnya.
baca juga: Banjir Semakin Parah, Sejumlah Desa di Kalsel Nyaris Tenggelam
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Irwan mengatakan hujan deras yang terjadi sejak kemarin siang mengakibatkan banjir.
Diakuinya adanya banjir susulan ini menyebabkan ratusan rumah di tiga kampung mencapai 70 cm hingga 1,5 meter. Kami minta masyarakat waspada karena curah hujan di Januari ini akan terus tinggi.
"Berbagai upaya telah dilakukan. Sedangkan pengerukan sunga sama sekali belum dilakukan oleh BBWS," ungkapnya. (OL-3)
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
BNPB bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, serta mitra swasta terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan masih ada siswa korban bencana banjir Aceh yang belajar di tenda pengungsian.
Momentum penyerahan bantuan saat ini dinilai tepat karena telah memasuki tahap pemulihan, khususnya pembangunan hunian sementara dan hunian tetap korban bencana.
SEPANJANG 10 kilometer jalan di Kampung Bengkok, Cibatu dan Kampung Cipeuteuy, Kelurahan Sukalaksana, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, mengalami rusak parah hampir 15 tahun.
MENTERI Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq berencana akan mengecek galian tambang ilegal di Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya dan Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya.
Kegiatan baca dan tulis itu diinisiasi oleh Paguyuban Disabilitas Tasikmalaya sebagai upaya meningkatkan kesadaran pentingnya literasi Braille bagi penyandang tunanetra.
Penutupan aktivitas tambang emas rakyat dilakukan dengan melibatkan banyak pihak.
SATUAN Narkoba Polres Tasikmalaya Kota berhasil menangkap lima tersangka pengedar sabu, tembakau gorila, obat terlarang melalui media sosial dengan Cash on Devilery (COD).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved