Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN tiada henti mengguyur sebagian besar wilayah Provinsi Kalimantan Selatan sejak kemarin menyebabkan banjir semakin luas dan bertambah parah. Di beberapa titik dilaporkan ketinggian banjir mencapai dua hingga tiga meter sehingga beberapa desa nyaris tenggelam.
Pantauan mediaindonesia.com, bencana banjir meluas dan melanda 10 wilayah dari 13 kabupaten/kota di provinsi tersebut. Terbaru banjir melanda wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara dan Kota Banjarmasin.
Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah, Berry Nahdian Furqan menyebut banjir yang terjadi di wilayahnya sejak tadi malam sangat parah.
"Hujan turun tiada henti, lapangan Dwi Warna dan pusat kota kabupaten terendam banjir hingga 1,5 meter. Di beberapa desa dataran rendah tenggelam," ujarnya.
Sejauh ini pihaknya telah melakukan langkah-langkah penanganan dan evakuasi warga korban bencana banjir yang disebut terparah sejak bencana 2006 silam. BPBD Kalsel mencatat ada puluhan ribu warga yang terdampak bencana banjir kali ini.
Pada bagian lain banjir juga telah memutus akses jalan di wilayah Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan Kabupaten Tanah Laut. Ruas jalan protokol menuju bandara Syamsuddin Noor terendam banjir lebih setengah meter.
baca juga: Cegah Banjir TKPSDA Rekomendasi Konservasi Sungai Padang
Beberapa jembatan penghubung seperti di Kecamatan Loksado Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Matataman Kabupaten Banjar terputus diterjang banjir. Di Kota Banjarmasin sebagian wilayah permukiman warga dan jalan raya terendam sehingga arus lalu lintas terganggu. (OL-3)
Inovasi ini bertujuan mempercepat distribusi bahan pokok ke wilayah yang mengalami kendala pasokan atau lonjakan harga signifikan.
Peristiwa terbakarnya batubara di kawasan tambang KM 171, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu menjadi bukti buruknya tata kelola pertambangan di Provinsi Kalimantan Selatan.
BNPB menyebur memasuki awal Maret, bencana hidrometeorologi masih mendominasi di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Jawa Timur (Jatim).
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menyatakan bahwa paparan dan usulan yang disampaikan oleh Anggota DPD RI Muhammad Hidayattollah menjadi catatan dan atensi bagi kementerian.
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup akan melakukan audit lingkungan terhadap 182 perusahaan tambang dan sawit yang dinilai menjadi penyebab kerusakan lingkungan dan bencana banjir
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan meningkatkan status kebencanaan menjadi tanggap darurat bencana hidrometeorologi menyusul semakin parahnya kondisi banjir di wilayah tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved