Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat meningkatkan jumlah petugas yang akan melakukan vaksinasi Covid-19. Hal ini dilakukan agar proses vaksinasi bisa berjalan lebih cepat sehingga selesai dalam waktu yang tidak terlalu lama.
Hal ini disampaikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) usai menggelar rapat koordinasi penanganan covid-19 tingkat Jawa Barat, di Bandung, Selasa (5/1). Menurut Emil, setiap penyuntikan vaksin memerlukan waktu sekitar 45 menit.
Mengingat jumlah penduduk yang sangat banyak, menurut dia vaksinasi akan tuntas dalam waktu 15 bulan. "Berarti selesai semuanya di pertengahan 2022. Ini terlalu lama," katanya.
Karena itu, Emil menyebut saat ini pihaknya sudah melatih 11 ribu tenaga kesehatan untuk melakukan vaksinasi tersebut. Jumlah ini ditingkatkan 10 kali lipat karena sebelumnya Jawa Barat hanya memiliki 1.000 vaksinator."Vaksinator atau orang yang menyuntik, tadinya hanya 1.000, sekarang total 11 ribu orang," katanya.
Tenaga kesehatan tersebut, menurutnya akan mulai bertugas pada pekan ketiga bulan ini untuk melakukan penyuntikan terhadap sekitar 44 ribu tenaga kesehatan.
Jawa Barat, lanjut Emil, memeroleh vaksin tahap pertama sebanyak 97 ribu dosis. "Karena satu orang dua dosis, maka ada sekitar 44 ribu tenaga kesehatan yang akan dipilih untuk dua kali penyuntikan di minggu ketiga Januari ini," ujarnya.
Selain dari sisi tenaga kesehatan, Emil pun memastikan pihaknya akan menambah lokasi yang akan digunakan untuk vaksinasi. Berkaca dari jumlah fasilitas kesehatan di Jawa Barat, menurutnya saat ini tersedia 1.100 lokasi penyuntikan vaksin.
"Harus ditambah jadi 2.000. Berarti akan ada fasilitas negara yang akan digunakan," ujarnya.
Emil mengakui saat ini masih terdapat lima daerah yang akan penyebaran virus koronanya masih tinggi (zona merah), yakni di Kabupate Cirebon, Karawang, Kota Depok, Bekasi, dan Tasikmalaya. Bahkan, menurutnya Depok dan Karawang sudah empat pekan berturut-turut menjadi zona merah.
"Angka keterisian ruang perawatan di Karawang 110%. Ini rekor terburuk, harus kita lakukan upaya-upaya luar biasa," katanya.
Meski begitu, Emil menyebut secara keseluruhan angka kesembuhan pasien korona di wilayahnya terus meningkat. "Kesembuhan naik di angka 85%, di nasional kan 82%. Kematian turun, Jawa Barat 1,3%, rata-rata nasional 3%," katanya. (R-1)
Hasil pemantauan BMKG menunjukkan bahwa gelombang atmosfer tropis terpantau berada di fase netral sehingga tidak berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia.
PASANGAN suami istri yang merupakan pemudik dari Bogor, Jawa Barat, mengalami insiden memilukan. Keduanya terbawa hanyut arus deras di saluran drainase Cianjur.
Saat ini kawasan TPU Cikadut secara administratif masih berstatus sebagai Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB).
Dalam masa liburan Lebaran 2026 di Jawa Barat telah terjadi kontradiksi antara ledakan kunjungan wisatawan dengan kualitas pelayanan di lapanga
ARUS lalu lintas di ruas tol Cikopo-Palimanan atau Tol Cipali kembali normal setelah arus mudik balik lebaran 2026
HARGA daging di Sukabumi hari ini 25 Maret 2026 masih cukup tinggi setelah idulfitri 1447 Hijriah. Harga daging rata-rata masih berkisar Rp150 ribu per kilogram
Dokter mengingatkan campak dapat memicu komplikasi serius pada kelompok rentan, termasuk ibu hamil dan pasien imun lemah. Vaksinasi jadi pencegahan utama.
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved