Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
SEPANJANG 2020, kunjungan wisata ke Candi Borobudur, di Kabupaten Magelang, Jaw Tengah, Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko keduanya di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengalami penurunan drastis. Dari rata-rata tahun sebelumnya yang mencapai 2,5 juta bahkan tiga juta wisatawan, pada 2020 ini hanya mencapai 690 ribu wisatawan.
"Kali ini kami terjun bebas, dibanding tahun-tahun sebelumnya," kata Aryono Hendra, General Manager Unit Prambanan PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (PT TWC) usai menyambut wisatawan pertama yang berkunjung ke Candi Prambanan, Jumat (1/1).
Wisatawan pertama yang berkunjung ke Candi Prambanan di tahun 2021 adalah Ali Mustofa bersama istri dan empat anaknya asal Tangerang. Rombongan keluarga ini, langsung disambut Aryono Hendra dan staf di pintu masuk Candi Prambanan. Ia menambahkan, biasanya kunjungan hari pertama di awal tahun didominasi wisatawan asing atau wisatawan mancanegara.
"Tapi kali ini, nyaris tidak ada wisatawan asing yang berkunjung ke Candi Prambanan. Mungkin karena pandemi Covid-19, sehingga wisatawan enggan bepergian," kata Aryono.
Menurut dia, dua harui lalu ada wisatawan mancanegara yang datang ke Candi Prambanan, itu pun hanya sendiri. Pada libur Natal dan Tahun Baru mulai dari tanggal 22 sampai tanggal 31 Desember 2020 jumlah wisatawan yang berkunjung ke Candi Prambanan, jumlahnya 31 ribu dengan rincian 30 orang wisatawan asing. Sementara kurun waktu yang sama tahun lalu, menurut dia, jumlahnya mencapai 200 ribu kali ini hanya 31 ribu wisatawan.
Meski tingkat kunjungan wisatawan ke Candi Prambanan terjun bebas, namun Aryono, tetap bersyukur karena masih bisa meraih 690 wisatawan.
"Di tengah pandemi masih ada wisatawan yang berkunjung ke Candi Prambanan, kami pikir cukup baik," lanjutnya.
baca juga: Tahun Baru di Yogyakarta Tanpa Kembang Api
Ia menegaskan, semua wisatawan yang berkunjung ke Candi Prambanan menaati anjuran yang sudah dicanangkan oleh PT Taman Wisata Candi (TWC) Candi Prambanan dengan mentaati protokol kesehatan. Yakni, wajib menggunakan masker, mencuci tangan dan jaga jarak.
"Bahkan setiap melalui tempat cuci tangan, mereka (wisatawan) selalu menyempatkan diri cuci tangan di tempat yang sudah disediakan. Selama pandemi kami menerapkan protokol kesehatan yang ketat," ungkapnya.
Sejak dibuka kembali pada masa pandemi, Candi Prambanan buka jam 08.00 sampai pukul 15.00 WIB. Sementara dalam kondisi normal, buka pukul 07.00 WIB dan tutup pukul 17.00 WIB. (OL-3)
Kunjungan wisatawan NTT naik 30%! Palapa Ring Timur untuk dukung konektivitas Kupang-Waingapu-Bali.
Gubernur Bali Wayan Koster ungkap dampak konflik Timur Tengah. Kunjungan wisman turun 800 orang/hari & 35 penerbangan di Bandara Ngurah Rai batal. Cek detailnya.
Sekretaris Jenderal United Nations (UN) Tourism Shaikha Al Nuwais menegaskan korelasi erat antara pariwisata dengan perdamaian.
Bima Arya mendorong pematangan konsep Green Island Nusa Penida yang harus terintegrasi dengan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) agar pembangunan berjalan terstruktur dan berkelanjutan.
Peran guru BK dan kepala sekolah sangat krusial dalam membantu siswa menentukan arah studi serta karier masa depan mereka.
Pelni Hadir pada Pameran Pariwisata Bangga Berwisata di Indonesia
Hingga saat ini lebih dari 50 persen dari 2.440 kilometer jalan Provinsi di Jawa Tengah belum memiliki lampu penerangan jalan.
Polda Jateng petakan titik lelah di Tol Pejagan-Semarang dan Semarang-Solo pada Mudik 2026. Simak jadwal puncak arus mudik, balik, dan skema one way di sini.
Arus mudik lebaran melalui jalur laut turun di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang diperkirakan mulai berlangsung Kamus (12/3), sehingga mulai dibuka posko lebaran.
MENTERI Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengapresiasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Tetap waspadai cuaca ekstrem tersebut, karena dapat berdampak bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung.
Terkait tanggul yang jebol, pemerintah daerah akan melibatkan sektor swasta untuk percepatan perbaikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved