Sabtu 26 Desember 2020, 15:40 WIB

Ini Penyebab Terbakarnya Altar Gereja Labuanbajo

John Lewar | Nusantara
Ini Penyebab Terbakarnya Altar Gereja Labuanbajo

MI/John Lewar
Kapolres Manggarai Barat AKB Bambang Hari Wibowo didampingi Romo Ardi Obot dan Wakapolres Komisaris Sukanda di Gereja MBSB, Sabtu (26/12).

 

KEBAKARAN yang menghanguskan altar gereja Paroki Maria Bunda Segala Bangsa (MBSB) di Desa Batu cermin Kampung Wae Sambi semata-mata terjadi karena hubungan arus pendek listrik.

"Itu kejadian kemarin Jumat (25/12) siang pukul 13.30 Wita, setelah diselidiki dan pendalaman kasus, kami menyatakan kejadian itu merupakan hubungan arus pendek listrik," tegas Kepala Kepolisian Resort Polres Manggarai Barat NTT Ajun Komisaris Besar Bambang Hari Wibowo, Sabtu (26/12), di gereja MBSB didampingi Romo Paroki Ardi Obot Pr.

Pernyataan resmi itu disampaikan langsung Kapolres Bambang Hari Wibowo bersama Pastor Paroki Maria Bunda Segala Bangsa Romo Ardi Obot di depan altar gereja.

"Waktu diteliti dan olah tempat kejadian perkara ditemukan banyak titik terminal kabel listrik berserakan sehingga menimbulkan korsleting yang berujung menghanguskan altar geraja dan perabot lain," tambah Hari Wibowo.

Kapolres menegaskan bahwa tidak ada indikasi peristiwa itu dilakukan kelompok atau pihak tertentu. "Jadi di sini saatnya kita tidak menuduh siapa-siapa tetapi yang terjadi hubungan arus pendek listrik. Mari masyarakat semua tetap solid menjaga
situasi keamanan dan kenyamanan dalam melaksanakan ibadah," tegas Kapolres.

Romo Paroki MBSB Ardi Obot mengatakan dalam peristiwa ini pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada penyelenggaraan Tuhan. Romo Ardi mengajak umat menciptakan kesejukan bersama dan jangan lagi ada prasangka buruk terhadap situasi itu.

"Kita ikhlaskan kejadian ini dan menyerahkan kepada penyelenggaraan Tuhan. Umat semua diminta tetap menjaga kenyamanan dan tidak ada lagi penyebaran informasi yang menyesatkan karena semua sudah diungkapkan oleh kepolisian," tuturnya.

Romo menyebut peristiwa itu membuat gereja mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah. "Puji Tuhan dalam waktu dekat ini akan ada yang berbaik hati membantu kita mendapatkan sumbangan altar yang baru," katanya. (OL-14)

Baca Juga

MI/Lilik Darmawan

Diskon Bertabur dan Tranparans Alasan Transaksi Digital Disukai di Banyumas

👤Lilik Darmawan 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 11:00 WIB
MENBAYAR dengan aplikasi digital bisa dapat diskon,transparan dan anti uang...
ANTARA/Dedhez Anggara

Klaten Kembangkan Habitat Alami Burung Hantu Sebagai Predator Tikus

👤Djoko Sardjono 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 10:30 WIB
Keberadaan burung hantu sebagai predator alami sangat diperlukan, khususnya di daerah pertanian seperti di...
dok.humas unhas

Ini Syarat Mahasiswa UNHAS yang Bisa PTM di Kampusnya

👤Lina Herlina 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 10:05 WIB
PTM di UNHAS diprioritaskan untuk angkatan 2020 dan 2021 yang berdomisili di Makassar dan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Rakyat Kalimantan Selatan Menggugat Gubernur

Sebanyak 53 warga terdampak bencana banjir dari sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan menggugat Gubernur Sahbirin Noor.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya