Jumat 25 Desember 2020, 19:30 WIB

Usai Misa Natal, Altar Gereja di Labuanbajo Ludes Terbakar

John Lewar | Nusantara
Usai Misa Natal, Altar Gereja di Labuanbajo Ludes Terbakar

MI/John Lewar
Altar atau podium mimbar gereja paroki Maria Bunda Segalah Bangsa di Wae Sambi Manggarai Barat ludes terbakar.

 

UMAT Katolik di paroki Maria Bunda Segalah Bangsa (MBSB), Jumat (25/12), di Wae Sambi Desa Batu Cermin Kecamatan Komodo Kabupaten Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur melakukan perayaan misa Natal. Dilaporkan altar gereja itu ludes terbakar dilahap api.

Kebakaran itu menghanguskan meja altar perjamuan tempat para imam memimpin
perayaan misa. Sejumlah perabot, baik meja altar, kandang Natal, dan plafon atap gereja jebol, baik bagian sisi kiri maupun kanan, nyaris hangus terbakar.

Informasi yang dihimpun dari salah seorang saksi, Lusiana Bela, yang melihat
kejadian di gereja Paroki MBSB menuturkan, sekitar pukul 12.30 Wita ada teriakan yang mengatakan kebakaran. Suara itu berasal dari lantai atas gereja tempat orang datang berdoa.

"Mendengar teriakan itu saya melihat ada dua orang. Satunya laki-laki sebagai
sopir dan satu lagi perempuan lebih kurang berusia 40-an tahun. Logatnya Jakarta. Yang bersangkutan berada di tengah gereja sambil meletakkan lembaran kertas bertuliskan doa Yudas Iskariot. Mereka langsung keluar dari gereja pergi begitu saja. Saya tidak mengenal kedua orang itu," terang Lusiana Bela.

Lusiana Bela mengaku, informasi kebakaran itu diperoleh dari kedua orang
itu. "Kami langsung mencari air menggunakan ember dengan peralatan seadanya
berusaha untuk memadamkan api tetapi api sudah menghanguskan altar gereja," ujar Lusiana Bela.

Ketua Dewan Pengurus Gereja Agustinus Jik menerangkan situasi itu membuat penghuni paroki langsung berusaha memadamkan api. Sayangnya api sudah lebih cepat menghaguskan perabot altar. "Kami belum bisa menyimpulkan kebakaran ini dan melimpahkan ke pihak berwenang," ujarnya singkat.

Seluruh isi perabot dan kelengkapan altar hangus terbakar. Kini yang terlihat hanya arang dan debu. Sebagian karpet lantai hanya tersisa satu meter yang kotor dari total luas areal 15x10 meter. Satu patung salib Yesus yang terbuat dari bahan muda terbakar juga rusak total.

Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat Ajun Komisaris Libartino Silaban dikonfirmasi mengaku pihaknya untuk sementara waktu masih melakukan penyelidikan secepat mungkin. Dengan kejadian ini pihaknya langsung memasang garis polisi guna melakukan olah tempat kejadian perkara atau TKP.

"Yang kami harapkan masyarakat membantu kami memberikan informasi sekecil apapun guna pengungkapan kejadian ini. Untuk sementara kami belum bisa memberikan kesimpulan," tegas Libartino.

Dia menegaskan pihaknya berusaha sekuat mungkin mendalami hal ini dengan mengumpulkan bukti dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang melihat kejadian ini. "Saksi yang melihat kami akan minta keterangan, termasuk yang datang berdoa tadi siang," tuturnya. (OL-14)

Baca Juga

MI/Lilik Darmawan

Diskon Bertabur dan Tranparans Alasan Transaksi Digital Disukai di Banyumas

👤Lilik Darmawan 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 11:00 WIB
MENBAYAR dengan aplikasi digital bisa dapat diskon,transparan dan anti uang...
ANTARA/Dedhez Anggara

Klaten Kembangkan Habitat Alami Burung Hantu Sebagai Predator Tikus

👤Djoko Sardjono 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 10:30 WIB
Keberadaan burung hantu sebagai predator alami sangat diperlukan, khususnya di daerah pertanian seperti di...
dok.humas unhas

Ini Syarat Mahasiswa UNHAS yang Bisa PTM di Kampusnya

👤Lina Herlina 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 10:05 WIB
PTM di UNHAS diprioritaskan untuk angkatan 2020 dan 2021 yang berdomisili di Makassar dan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Rakyat Kalimantan Selatan Menggugat Gubernur

Sebanyak 53 warga terdampak bencana banjir dari sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan menggugat Gubernur Sahbirin Noor.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya