Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGKA kesembuhan pasien positif covid-19 di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mencapai 92,90%. Kondisi ini tidak terlepas maksimalnya berbagai upaya penanganan yang dilakukan Dinas Kesehatan setempat serta Satuan Tugas Penanganan Covid-19.
Koordinator Bidang Data dan Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi, Andi Rahman, menuturkan hingga Minggu (6/12), jumlah pasien terkonfirmasi positif dilaporkan tercatat sebanyak 1.395 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.296 orang dinyatakan sembuh.
"Kalau untuk angka kesembuhan, sejauh ini relatif cukup tinggi," kata Andi yang juga menjabat Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Senin (7/12).
Ia menuturkan tingginya angka persentase kesembuhan pasien terkonfirmasi covid-19 karena mayoritas tanpa gejala. Kondisi tersebut cukup mempercepat penanganannya sehingga berdampak cukup cepatnya pasien sembuh.
"Sekarang ada pedoman baru. Pasien tanpa gejala itu sudah dinyatakan sembuh setelah 10 hari menjalani isolasi mandiri," bebernya.
Walau persentase kesembuhan di Kabupaten Sukabumi melebih nasional, Andi mengatakan risiko kewaspadaan penyebaran covid-19 di Kabupaten Sukabumi masih berada di zona oranye. Satu di antara penyebabnya, masih ditemukan kasus penularan lokal.
"Memang, kita berada di zona resiko sedang. Tapi mudah-mudahan selama dua pekan ke depan kita upayakan angka pengendalian naik, sehingga bisa kembali ke zona kuning," tuturnya.
Pemkab Sukabumi terus memberikan pemahaman kepada semua masyarakat agar bersama-sama mengendalikan covid-19. Berbagai program pengendalianpun terus dilakukan melalui Gerakan Bersama Memakai Masker (Gebrak Masker) maupun operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan.
"Tracking, tracing, dan testing terus dioptimalkan untuk menjaring kontak erat. Termasuk kapasitas di Labkesda (Laboratorium Kesehatan Daerah) pun terus ditingkatkan, terutama kecepatan pemeriksaan covid 19," bebernya.
Selain itu, Pemkab Sukabumi pun mengoptimalkan pengobatan dengan meningkatkan kemampuan rumah sakit rujukan. Khususnya dari segi SDM dan sarana prasarana serta isolasi mandiri sesuai pedoman covid-19. "Kita terus mengawal ketat penerapan protokol kesehatan," pungkasnya.
Anggota Bidang Data dan Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi, Eneng Yulia Handayani, mengajak masyarakat terus disiplin menerapkan protokol kesehatan. Memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan merupakan merupakan upaya sederhana memutus mata rantai penyebaran covid-19. (R-1)
SEPANJANG tahun 2025, Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi provinsi tertinggi di Indonesia pada angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) membantah tidak memiliki dana untuk membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu pada Januari 2026.
BMKG memprakirakan potensi curah hujan dengan intensitas sedang- sangat lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada periode 23 - 29 Januari 2026 di Jawa Barat.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat membatasi spesifikasi kendaraan AMDK yang melintas dengan lebar maksimal 2.100 mm, JBB maksimal 8 ton, dan MST 8 ton.
Di Kabupaten Karawang dampak banjir cukup luas, yakni melanda 12 kecamatan dan 23 desa, dengan total 3.932 kepala keluarga terdampak.
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Pesisir pantai selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diwaspadai terjadi potensi banjir rob. Kondisi itu menyusul peringatan dini yang dikeluarkan BMKG.
TANAH longsor, banjir, dan cuaca ekstrem masih mewarnai sejumlah daerah di Jawa Barat.
Pergerakan tanah di wilayah itu terjadi pada Rabu (14/1) sekitar pukul 05.30 WIB. Lokasi tersebut dikenal rawan pergerakan tanah
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
Wilayah yang terdampak cuaca ekstrem antara lain akses ke kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu
Dedi berjanji akan menindaklanjuti permintaan itu, sehingga ada kejelasan dan penyelesaian terhadap 500 rumah yang rusak akibat banjir dan longsor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved