Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Pelabuhan Indonesia III (Pelindo) bersama Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yakni, Bank BNI, Bank BRI, dan Bank Mandiri melaksanakan penandatanganan Memorandum of Collaboration tentang Kerja Sama Penyediaan Layanan Jasa Perbankan dan Pengembangan Terminal Multipurpose Labuan Bajo di Jakarta, Senin (30/11).
Penandatanganan MoU tersebut dilakukan Direktur Utama PT Pelindo III U Saefudin Noer, Dirut Bank Mandiri Darmawan Junaidi, Dirut Bank BRI Sunarso, dan Wakil Dirut Bank BNI Susi Adi Sulistyowati.
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo yang memberi arahan dalam penandatangan tersebut menyatakan Terminal Multipurpose akan menjadi salah satu poin penting dalam mendukung pengembangan Labuan Bajo sebagai salah satu dari lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas.
Baca juga: DIPA Rp6,6 Triliun Untuk Solo Raya Diserahkan
“Penggunaan integrated e-gate sytem pada Terminal Multipurposes Labuan Bajo akan membantu meminimalisasi uang tunai dengan menggunakan cash transaction management. Diharapkan tidak ada pungli dan memperbaiki SLA pelayanan di ekosistem Terminal Multipurpose Labuan Bajo,” kata Kartika dalam keterangan resmi yang dikutip Selasa (1/12).
Lebih jauh, menurut Kartika, Terminal Multipurpose Labuan Bajo akan memberikan dampak ekonomi dan sosial serta membuka lapangan kerja baru kepada masyarakat sekitar.
“Teminal Multipurpose ini wujud kolaborasi yang baik antara BUMN bersama dengan Kemenhub, Pemprov NTT, Pemkab Manggarai Barat, dan berbagai pihak lainnya,” jelas Kartika.
Sementara, menurut Direktur Utama PT Pelindo III U Saefudin Noer, adanya Memorandom of Collaboration ini dapat mengoptimalkan fasilitas pelayanan dengan diimplementasikannya e-port pada Terminal Multipurpose Labuan Bajo. MoU ini juga dianggap bagian dari akselerasi menuju upaya membangun Greenport Labuan Baju.
“Pelindo III menilai positif kolaborasi bersama dengan Bank Himbara. Kolaborasi ini untuk akselerasi pembangunan Terminal Greenport Labuan Bajo yang berbasis kolaborasi, technology leadership dan kelestarian lingkungan serta adapatasi terhadap perkembangan teknologi namun didasari kearifan lokal," pungkas Saefudin.
Disebutkan, isi Memorandum of Collaboration ialah para pihak sepakat ruang lingkup kerja sama meliputi melakukan pengembangan integrated e-gate system pada Terminal Multipurpose Labuan Bajo, lalu pemberian fasilitas perbankan dan/atau layanan produk dan jasa perbankan lainnya yang disediakan oleh Pihak perbankan yaitu Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BNI dan/atau anak perusahaan sesuai kebutuhan PT Pelindo III dan/atau anak perusahaannya.
Kemudian, pemasangan iklan dan/atau pemasaran produk Pihak Perbankan di titik-titik strategis Pelabuhan dan/atau terminal Pelindo III khususnya pada Terminal Multipurpose Labuan Bajo sesuai dengan ketentuan yang berlaku di lingkungan Pelindo III. (OL-1)
Peningkatan volume petikemas ini dipicu oleh pertumbuhan signifikan di sejumlah wilayah operasi utama.
Transformasi ini tidak hanya mencakup perubahan nama, tetapi juga peluncuran logo baru yang memvisualisasikan semangat sinergi dalam ekosistem pelabuhan dan rantai pasok nasional.
Plt. Direktur Utama CTP, Erwan Dwi Winanto, mengungkapkan pihaknya tengah fokus pada upaya integrasi tarif dengan ruas tol lain di Jakarta guna meningkatkan daya saing biaya angkut.
Penyaluran bantuan ini difokuskan untuk meringankan beban warga yang aktivitas harian dan mobilitasnya terganggu akibat banjir.
Sinergi dan kolaborasi dilakukan bersama Kementerian Perhubungan (KSOP dan BPTD), ASDP, Pemprov Banten, Pemkot Cilegon, Polda Banten dan TNI AL Banten, serta instansi terkait.
Direktur Utama SPJM, Tubagus Patrick, menegaskan bahwa seluruh lini layanan perusahaan telah disiagakan untuk memastikan kelancaran operasional pelabuhan.
Sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), Labuan Bajo terus memperkuat upaya pengelolaan sampah untuk menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus kualitas hidup masyarakat.
KEPOLISIAN Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) memeriksa dua pejabat Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo terkait kecelakaan kapal wisata KM Putri Sakinah.
PDIP menyoroti aspek keselamatan transportasi wisata
KANTOR Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), menutup total pelayaran wisata ke perairan Taman Nasional Komodo akibat cuaca ekstrem.
Polda NTT mengambil langkah responsif dan tegas dalam menangani tragedi tenggelamnya kapal wisata semiphinisi KM Putri Sakinah di perairan Selat Padar, kawasan Taman Nasional Komodo.
Selain melakukan pengawasan, petugas kepolisian juga aktif memberikan edukasi keselamatan kepada calon penumpang sebelum naik kapal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved