Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
RUMAH Sakit Umum Daerah (RSUD) M Yunus Bengkulu, membutuhkan relawan tenaga kesehatan (Nakes) untuk ditempatkan di ruang isolasi Covid-19. Kebutuhan nakes ini mendesak karena ruang isolasi penuh pasien Covid, sementara nakesnya terbatas.
"Kami akan merekrut relawan Nakes dari rumah sakit lain atau dari luar untuk ditempatkan di ruang isolasi Covid-19," ungkap Direktur Utama (Dirut) RSUD M Yunus Bengkulu, dr. Zulkimaulub Ritonga, di Bengkulu, Kamis (19/11)
Saat ini, jelas dr.Zulkimaulub, ruang perawatan untuk pasien positif Covid-19 di RSUD M Yunus Bengkulu penuh alias overload. Sebab, sejak dua pekan terakhir penambahan pasien yang dirawat mengalami peningkatan lebih dari 100 persen.
Ruangan yang siap dipakai untuk perawatan pasien positif Covid-19 di RSUD hanya sebanyak 21 dan sekarang sudah penuh semua terisi pasien.
"Pasien positif Covid-19 terus meningkat selama dua pekan terakhir sehingga dibutuhkan relawan Nakes karena Nakes yang ada di RSUD tidak dapat melayani pasien lagi," imbuhnya.
Jika pasien terus meningkat, kata dia, maka harus melakukan perluasan baik penambahan tempat tidur di ruang isolasi. Tapi yang paling penting adalah sumber daya manusia.
Apalagi jumlah waktu kerja pegawai RSUD, termasuk nakesnya sudah melebihi dari jumlah waktu kerja yang seharusnya dilakukan. Waktu kerja selama ini, biasanya kerja yang harus dilakukan empat orang pegawai untuk merawat 12 orang dan sekarang merawat 20 orang.
Ruang isolasi untuk pasien positif Covid-19 memiliki standar tersendiri yang harus dilengkapi dengan berbagai sarana penunjang seperti ventilator dan pengaturan sirkulasi udara.
"Untuk ruangan pasien positif virus korona di RSUD cukup banyak tetapi sarana pendukungnya yang masih kurang," ujar dia.
Sementara itu, total kasus positif di Provinsi Bengkulu, mencapai 1.440 orang. Dari jumlah itu sebanyak 344 orang diantaranya terinfeksi sejak November 2020.
"Jumlah pasien positif Covid-19 yang ada saat ini tidak sebanding dengan jumlah tenaga medis yang menanganinya," pungkasnya. (OL-13)
Baca Juga: Positif Covid-19, Petahana Calgub Kalteng Sugianto Harus Isolasi
Secara umum sayuran berdaun memang jarang disajikan pada menu rumah sakit karena selain alasan praktis seperti penyimpanan dan pengolahan, juga sayuran berdaun cenderung tinggi purin.
Kemenkes menegaskan rumah sakit tidak boleh menolak pasien peserta PBI dengan status JKN nonaktif sementara hingga tiga bulan.
Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa tidak boleh ada rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang menolak melayani pasien peserta BPJS segmen PBI
Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia, dengan angka kejadian yang terus meningkat seiring perubahan gaya hidup.
Saat ini, fasilitas kesehatan maupun SDM kesehatan di Indonesia sudah sangat baik dan tidak kalah dengan rumah sakit di Malaysia maupun Singapura.
Biaya pengobatan di Penang, termasuk tindakan medis serius, seringkali lebih terjangkau daripada RS swasta premium di Indonesia.
Simak profil lengkap Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, mulai dari biodata, perjalanan karir sebagai pengusaha properti, hingga kabar OTT KPK.
Tim turun langsung ke sejumlah lokasi, seperti kawasan Mega Mall Pasar Minggu, rumah kos, hingga tempat hiburan malam yang ada di Kota Bengkulu
MASKAPAI Garuda Indonesia berencana menghentikan operasional penerbangan di Provinsi Bengkulu pada Senin (23/3) mendatang karena jumlah penumpang yang minim.
ANTREAN kendaraan disejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) mulai meningkat sejak Jumat pagi (6/3).
Harga komoditas cabai keriting mengalami penurunan dengan harga Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram dari harga sebelumnya Rp40 ribu per kilogram.
HARGA ayam dan komoditas cabai merah keriting di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, menjelang Ramadan 2026 terpantau mengalami kenaikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved