Rabu 18 November 2020, 11:42 WIB

Sekelompok Pemuda Rusak Gudang Dan Menganiaya Pemiliknya

Kristiadi | Nusantara
Sekelompok Pemuda Rusak Gudang Dan Menganiaya Pemiliknya

MI/Kristiadi
Polisi Indihiang membuat garis polisi di gudang beras Jalan Jati Pamijahan, Kelurahan Penyingkiran, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya.

 

SEBUAH gudang penyalurann beras di Jalan Jati Pamijahan, Kelurahan Penyingkiran, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat diserang kelompok pemuda tak dikenal. Peristiwa itu terjadi Selasa (17/11) malam menyebabkan dua orang luka-luka. Aksi pengeroyokan itu terekam kamera pengawas CCTV. Dua orang luka-luka mendapat perawatan di RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya.

Para pemuda datang ke gudang dengan mengendarai mobil. Mereka datang sambil berteriak-teriak kasar. Humas gudang, Roni Nurbani mendatangi kelompok itu dan akhirnya dipertemukan dengan pemilik gudang beras bernama Dede Dayat Sudrajat. Dari keterangan Roni, mereka meudian membicarakan masalah di dalam rumah. 

"Saya tidak tahu pasti apa masalah yang mereka bahas. Saya juga tidak kenal mereka yang datang ke gudang," kata Roni, Rabu (18/11).

Namun kemudian terjadi aksi pemukulan saat salah satu karyawan gudang beras bernama Agus masuk ke ruangan. Dari kesaksian Roni, kelompok pemuda itu memukuli Dede, Agus dan Roni dengan tongkat biliard. Keduanya diikat. Dan tas berisi uang Rp9 juta diambil.

"Saya mengalami luka di bagian kepala, tangan dan tubuh. Teman saya juga mengalami luka-luka," ujar Roni yang rencananya segera membuat laporan ke polisi.

Polresta Tasikmalaya Kompol Didik Rohim Hadi mengatakan, penyerangan dan penganiayaan termasuk perusakaan yang dilakukan pemuda tak dikenal tersebut masih dalam penyelidikan tetapi paling utama harus memulihkan situasi hingga membubarkan kelompok massa yang diduga dari daerah Kecamatan Panjalu, Ciamis agar situasi tetap kondusif.

baca juga: Pemprov Babel Tetapkan Top 3 Program Inovasi Pelayanan Publik 2020

"Unit Identifikasi Satreskrim Polresta dibantu anggota Polsek Indihiang pada malam hari itu telah melakukan olah TKP hingga bersiaga di lokasi guna mencegah terjadinya hal tidak diinginkan. Sedangkan dua orang korban yang mengalami penyerangan dan pengeroyokan diharapkan membuat laporan ke Polresta Tasikmalaya," paparnya. (OL-3)


 

Baca Juga

MI/Djoko Sardjono

Pemkab Sleman Minta Pengungsi Gunung Merapi Bertahan

👤Agus Utantoro 🕔Minggu 17 Januari 2021, 09:33 WIB
Makwan mengatakan Pemkab Sleman tidak terburu-buru untuk memulangkan pengungsi dan masih memerlukan koordinasi dengan banyak pihak termasuk...
Dok: Adaro

Adaro Kirim ERG dan Logistik ke Daerah Bencana di Kalsel

👤Denny Susanto 🕔Minggu 17 Januari 2021, 08:04 WIB
Perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Tabalong dan Balangan tersebut telah menyalurkan bantuan logistik sembako dan Emergency Respons...
MI/Denny Susanto

Longsor Terjadi di Sejumlah Daerah di Kalsel

👤Denny Susanto 🕔Minggu 17 Januari 2021, 07:44 WIB
Tercatat longsor terjadi di wilayah Kabupaten Balangan, Hulu Sungai Selatan dan Tanah Laut. Di Kabupaten Tanah Laut terjadi di dua desa...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya