Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSIM penghujan sangat rentan menyebabkan berbagai bencana seperti banjir, longsor, hingga angin kencang. Untuk itu, Pemerintah Kota Palembang mengantisipasi kondisi tersebut dengan memangkas pohon-pohon tua yang rimbun, agar tak terjadi hal yang tidak diinginkan termasuk melakukan pembersihan siring di beberapa titik sebagai upaya menghindari banjir.
"Kami sudah menurunkan 10 unit dump truck, tiga unit mobil crane, dan puluhan petugas dikerahkan untuk mempercepat pemangkasan. Agar saat angin kencang tidak ada pohon tumbang," ujar Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Palembang, Affan Nahili Prapanca, Rabu (4/11).
Ia mengatakan, pemangkasan pohon sudah berjalan 35 persen dari puluhan titik di 18 kecamatan yang sudah dipetakan. Sedangkan tingkat kerawanan pohon paling tinggi berada di Kecamatan Bukit Kecil, Kenten, Perumnas, dan Jalan Perindustrian.
"Pohon tumbang menyebabkan kerusakan fasilitas umum hingga terputusnya jaringan listrik. Ini harus diantisipasi lebih awal agar tak terjadi pohon tumbang, seperti kejadian Mei 2020 lalu saat cuaca ekstrem," kata dia.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda mengatakan masyarakat di Kota Palembang harus berhati-hati karena bencana banjir dan angin kencang bisa terjadi kapan saja. Terutama saat musim penghujan seperti ini.
"Kita berharap agar tidak terjadi bencana alam di Palembang. Kita sudah ada perencanaan, terutama dari Dinas PU dan koordinasi dengan pihak terkait lain untuk antisipasi banjir dan angin kencang,� ucapnya.
Pihaknya juga mengimbau agar warga Palembang terus menjaga kesehatan. Sebab kata dia, virus dan penyakit mudah masuk ke dalam tubuh di tengah kondisi sekarang.
"Pengalaman tahun sebelumnya, setiap musim hujan terjadi peningkatan penderita DBD. Oleh karena itu, perlu dilakukan tindakan antisipasi sejak dini agar bisa diminimalisir kasus penyakit yang dapat mengakibatkan penderitanya meninggal dunia," pungkasnya. (R-1)
ANGIN kencang melanda wilayah Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (12/2) sekitar pukul 15.30 WIB.
Proses penanganan bencana banjir bandang di Babakan Madang belum tuntas, angin kencang melanda stadion Pakansari dan bagian tengah Kabupaten Bogor, Cibinong.
BMKG memprakirakan hujan masih akan mendominasi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 10–12 Februari 2026, masyarakat diminta waspada hujan lebat
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara hingga 15 Februari 2025.
BMKG) melalui akun Instagram, Senin (9/2), mengeluarkan peringatan wilayah Jabodetabek masih akan terus diguyur hujan lebat hingga sangat lebat dalam beberapa hari
Dampak dari kondisi cuaca ini, kata dia, juga berpotensi terjadi gelombang tinggi yang berkisar antara 1,5 meter hingga 2,5 meter di perairan wilayah Aceh bagian barat dan selatan.
Dari hasil sementara, penyebab banjir antara lain pendangkalan sungai dan sampah.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jember (BPBD) mencatat banjir meluas hingga 23 desa di 10 kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
BPBD Kabupaten Jember mencatat 3.944 KK di delapan kecamatan terdampak banjir akibat hujan deras sejak Kamis (12/2) sore hingga Jumat (13/2) dini hari.
JAJARAN Polres Bogor melakukan langkah cepat untuk membantu warga terdampak banjir bandang di Desa Cijayanti dan Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.
Banjir terjadi pada Rabu (11/2) di empat dusun di Desa Andamui, Kecamatan Ciwaru, Kabupaten Kuningan
Dampak terparah terjadi di Kampung Babakan Cicarewed, Desa Cijayanti.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved