Rabu 04 November 2020, 11:42 WIB

Awal Musim Hujan, BPBD Klaten masih Giatkan Dropping Air

Djoko Sardjono | Nusantara
Awal Musim Hujan, BPBD Klaten masih Giatkan Dropping Air

MI/Djoko Sardjono
Petugas dari BPBD Klaten menggelontorkan air bersih di desa-desa yang mengalami krisis air bersih.

 

AWAL musim hujan ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, masih menyalurkan air bersih untuk membantu warga yang mengalami kekeringan akibat musim kemarau. Hingga awal musim hujan ini, BPBD Klaten telah menggelontorkan  air bersih 687 tangki atau sekitar 3,5 juta liter untuk membantu warga 19 desa yang kekeringan. Kegiatan dropping air dilakukan mulai 8 Juli 2020.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Klaten, Yuwana Haris mengatakan saat ini kegiatan dropping air masih berjalan, meski musim hujan telah tiba. Karena, sumber air di daerah kekeringan itu belum bisa dimanfaatkan.

"Jadi, sampai hari ini, BPBD Klaten masih terus menyalurkan bantuan air bersih untuk warga 19 desa di lima kecamatan yang mengalami kekeringan akibat kemarau," kata Yuwana Haris kepada mediaindonesia.com, Rabu (4/11).

Sebanyak 19 desa kekeringan, yaitu Desa Kendalsari, Tegalmulyo, Tlogowatu, Tangkil, dan Sidorejo di Kecamatan Kemalang, Desa Jambakan, Wiro, Jarum, Krikilan, Krakitan, Dukuh, Gunung Gajah, Bogem, Paseban, dan Ngerangan di Kecamatan Bayat, Desa Bandungan dan Temuireng di Kecamatan Jatinom, Desa Gaden di Kecamatan Trucuk, dan Desa Kanoman di Kecamatan Karangnongko.

"Penyaluran bantuan air bersih terbanyak ke daerah kekeringan di Kecamatan Bayat dan Kemalang, masing-masing mencapai 323 tangki dan 273 tagki," jelasnya.

baca juga: Pariwisata di Pulau Banyak Mulai Menggeliat

Menurut Yuwana Haris, kegiatan dropping air BPBD Klaten belum dihentikan sampai awal musim hujan ini. Karena, sumber air di daerah rawan kekeringan itu belum bisa dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. BPBD Klaten pada anggaran 2020 menyiapkan dana kegiatan dropping air bersih sebesar Rp242,9 juta untuk 1.000 tangki. Dan realisasi penyalurannya  hingga saat ini telah mencapai 68,7% atau sebanyak 687 tangki. (OL-3)

Baca Juga

AFP

BPBD Sampang Antisipasi Dampak La Nina

👤Ant 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 23:15 WIB
La Nina merupakan fenomena alam yang menyebabkan udara terasa lebih...
Ist

Serbuan Vaksinasi Covid-19 untuk Pelaku Parekraf dan Umum di Raja Ampat

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 22:58 WIB
Vaksinasi Covid-19 diselenggarakan di Dermaga Pelabuhan Waisai, Raja Ampat, Papua Barat, menargetkan 1.000 peserta yang terdiri dari...
ANTARA/Wahdi Septiawan

Tarif Tes PCR di RSUD Palangka Raya Rp270 Ribu

👤Surya Sriyanti 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 22:55 WIB
Gubernur Sugianto Sabran sudah meminta tarif tes PCR ditetapkan kurang dari Rp300...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kebut Penyelesaian Sanksi WADA

Satgas Percepatan Penyelesaian Sanksi WADA akan bekerja lebih cepat mengingat jadwal kompetisi internasional yang padat.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya