Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
AWAL musim hujan ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, masih menyalurkan air bersih untuk membantu warga yang mengalami kekeringan akibat musim kemarau. Hingga awal musim hujan ini, BPBD Klaten telah menggelontorkan air bersih 687 tangki atau sekitar 3,5 juta liter untuk membantu warga 19 desa yang kekeringan. Kegiatan dropping air dilakukan mulai 8 Juli 2020.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Klaten, Yuwana Haris mengatakan saat ini kegiatan dropping air masih berjalan, meski musim hujan telah tiba. Karena, sumber air di daerah kekeringan itu belum bisa dimanfaatkan.
"Jadi, sampai hari ini, BPBD Klaten masih terus menyalurkan bantuan air bersih untuk warga 19 desa di lima kecamatan yang mengalami kekeringan akibat kemarau," kata Yuwana Haris kepada mediaindonesia.com, Rabu (4/11).
Sebanyak 19 desa kekeringan, yaitu Desa Kendalsari, Tegalmulyo, Tlogowatu, Tangkil, dan Sidorejo di Kecamatan Kemalang, Desa Jambakan, Wiro, Jarum, Krikilan, Krakitan, Dukuh, Gunung Gajah, Bogem, Paseban, dan Ngerangan di Kecamatan Bayat, Desa Bandungan dan Temuireng di Kecamatan Jatinom, Desa Gaden di Kecamatan Trucuk, dan Desa Kanoman di Kecamatan Karangnongko.
"Penyaluran bantuan air bersih terbanyak ke daerah kekeringan di Kecamatan Bayat dan Kemalang, masing-masing mencapai 323 tangki dan 273 tagki," jelasnya.
baca juga: Pariwisata di Pulau Banyak Mulai Menggeliat
Menurut Yuwana Haris, kegiatan dropping air BPBD Klaten belum dihentikan sampai awal musim hujan ini. Karena, sumber air di daerah rawan kekeringan itu belum bisa dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. BPBD Klaten pada anggaran 2020 menyiapkan dana kegiatan dropping air bersih sebesar Rp242,9 juta untuk 1.000 tangki. Dan realisasi penyalurannya hingga saat ini telah mencapai 68,7% atau sebanyak 687 tangki. (OL-3)
Tradisi gerebeg syawal di Bukit Sidogura, adalah dalam rangka nguri-uri (melestarikan) budaya yang telah dijalankan para leluhur.
Tradisi Kenduri Bakdo Kupat sejak 1970 menjadi sarana mempererat kebersamaan, gotong royong, dan nilai spiritual warga pasca-Idul Fitri.
Kunjungan wisatawan di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menurun pada libur Lebaran 2026. Perbedaan penetapan Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriyah turut memengaruhi kunjungan wisatawan tersebut.
Berdasarkan data harian Operasi Ketupat Candi, jumlah kendaraan yang keluar melalui gerbang tol di wilayah Klaten pada 17 Maret 2026 mencapai 17.668 unit.
Bus diberangkatkan ke titik kumpul pemberangkatan pemudik gratis di TMII Jakarta. Bus musik gratis itu nanti tiba di Klaten pada 17 Maret 2026.
Akibat pencurian tersebut, korban yang bernama Sabiyem (80), petani di Desa Borongan, mengalami kerugian sekitar Rp40 juta.
Potensi ketersediaan air di Indonesia mencapai 3,9 miliar meter kubik per tahun. Dengan 80% air nasional digunakan sektor pertanian/irigasi.
Menurut dia, salah satu langkah yang dilakukan Pemprov Jabar adalah mendorong pengembangan komoditas pertanian yang lebih hemat air.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Indonesia akan lebih kering dibanding 2025. Awal kemarau maju ke April 2026. Simak daftar wilayah terdampak di sini.
Derita korban banjir Sumatra yang terjadi pada 24-27 November 2025 hingga kini, tiga bulan kemudian, tampaknya belum juga berakhir.
Durasi perbaikan fisik sangat bergantung pada kondisi cuaca di lapangan.
Peneliti memperingatkan ancaman global amoeba bebas yang mampu bertahan dari suhu ekstrem dan disinfektan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved