Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Bali secara resmi membuka Pendidikan Politik 2020 di Hotel Intercontinental Jimbaran Bali, Minggu
(25/10).
Sekitar 200 orang mengikuti pendidikan politik kali ini. Mereka berasal dari kader partai, pengurus partai, dari seluruh kabupaten dan kota di Bali.
Pendidikan Politik dibuka oleh Sekretaris DPW Partai NasDem Bali Nyoman Winata mewakili Ketua DPW Partai NasDem Bali Julie Sutrisno Laiskodat yang berhalangan hadir karena berbagai tugasnya sebagai isteri Gubernur NTT.
Baca juga: NasDem Kalteng Perkenalkan Paslon Sugianto-Edy
Dalam arahannya, Winata mengatakan, NasDem bisa hadir sebagai partai politik di Indonesia dan di Bali pada khususnya dengan membawa nilai-nilai yang besar dan membawa perubahan dalam konstelasi politik di Indonesia.
"Partai kita adalah politik tanpa mahar. Ini kita buktikan saat kita mengusung calon-calon kita di kabupaten kota. Saya sendiri saksinya. Kita juga mengusung politik gagasan dan juga koalisi tanpa syarat," ujarnya.
Menurutnya, inilah tiga poin penting yang terus dipertahankan NasDem. Ketiga poin penting ini merupakan sebuah tatanan politik di negeri Indonesia.
"Ini yang perlu kita banggakan. Melalui pendidikan politik, kita juga ingin terjadinya kaderisasi terhadap kader-kader muda kita yang potensial. Kita bisa tawarkan nanti kepada masyarakat kita di seluruh pulau dewata ini untuk menjadi wakil kita di legislatif maupun eksekutif. Oleh karena itu, sebagai organisasi dan partai politik kita bisa dinyatakan berhasil bukan cuma dari program-program kerja kita melainkan kita juga diukur tentang bagaimana organisasi itu dapat melakukan suksesi kepada generasi muda ke depannya. Jadi output dari kegiatan pada hari ini selain melahirkan atau melakukan pendidikan politik bagi masyarakat dan kader milenial secara khusus," paparnya.
Selain itu, dalam pendidikan politik kali ini, NasDem juga ingin di saat situasi pandemi yang mengakibatkan keterpurukan di berbagai sektor kehidupan termasuk ekonomi untuk melihat pentingnya juga UMKM dalam menjaga perputaran ekonomi khususnya di Bali.
"Hari ini, secara khusus, akan ada pengarahan bagaimana kita melakukan dukungan terhadap pengembangan UMKM di masyarakat kita menghadapi situasi sulit seperti ini dan ini juga diharapkan menjadi manfaat atau efek elektoral nanti bagi Partai NasDem ke depannya," ujarnya.
Ia juga menitipkan pesan khusus dari Prananda Paloh. Pilkada juga sudah di ujung pintu. NasDem juga mempunyai tanggung jawab untuk mengawal pesta demokrasi ini agar menjadi Pilkada yang jujur, adil dan berintegritas.
"Itu tanggung jawab kita di Pilkada ini, juga menjadi pemanasan bagi Pileg 2024. Ini adalah pesan khusus dari kakak Prananda Paloh," ujarnya. (OL-1)
Tarik-menarik kepentingan tersebut membuat pembahasan pasal-pasal dalam RUU Pemilu sarat akan negosiasi politik.
Pilkada lewat DPRD manuver politik para elite yang telah diperhitungkan secara matang demi pembagian kekuasaan di tingkat daerah.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, Pantas Nainggolan menegaskan perombakan struktur ini menjadi fondasi kebangkitan partai di Jakarta.
Sebanyak delapan parpol, setelah beberapa kali pertemuan, bersepakat resmi mendeklarasikan komitmen dan semangat bersama bernama GKSR.
Budi membeberkan ada arahan dari Jokowi untuk terus mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Partai politik yang mengedepankan kejujuran akan membuat partai tersebut terbuka dan dinamis.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menilai munculnya wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 hal yang wajar.
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
Pengurus DPC yang dilantik merupakan representasi dari desa dan kelurahan di kecamatan.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
MENJELANG Ramadan, kegelisahan sering muncul tanpa sebab yang jelas. Ada rindu yang tertahan, ada takut yang samar, dan ada rasa bersalah yang lama bersembunyi di dasar hati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved