Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Daerah (Polda) Sulawesi Tengah masih menyelidiki orang tidak dikenal yang menembak polisi yang tengah bertugas di Pos PJR Kotaraya, Desa Mensung, Kecamatan Mepanga, Kabupaten Parigi Moutong.
Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Didik Supranoto mengaku pascapenyerangan di pos tersebut, pihaknya langsung bergerak dan saat ini sudah ada tim yang menyelidiki pelaku. "Pelakunya orang tidak dikenal dan kami masih menunggu hasil penyelidikan dulu," terangnya di Palu, Jumat (23/10).
Sebagaimana dilaporkan bahwa aksi penyerangan terjadi di Pos PJR Kotaraya, Desa Mensung, Kecamatan Mepanga, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada Kamis (22/10) dini hari. Dalam peristiwa itu, satu polisi terluka setelah terkena tembakan di bagian pelipis mata.
Anggota yang terkena tembakan itu bernama Wayan Sudastra. Wayan merupakan personel Patroli Jalan Raya (PJR) Dit Lantas Polda Sulteng yang ditugaskan di Pos PJR Kotaraya.
"Saat ini Wayan masih menjalani perawatan setelah dievakuasi ke RSUD Undata di Palu," tandas Didik. Peristiwa penyerangan itu terjadi pada Kamis (22/10) sekitar pukul 02.46 Wita.
Saat itu Wayan tengah melaksanakan tugas berjaga di Pos PJR Kotaraya bersama seorang rekannya. Tiba-tiba ia didatangi seorang pelaku yang tidak dikenal.
Laki-laki yang tidak dikenal tersebut hendak menanyakan alamat serta arah menuju ke Popayato di Provinsi Gorontalo. Setelah diberikan penjelasan dengan baik oleh Wayan, laki-laki tersebut kemudian memanggil temannya yang saat itu tengah memarkir sepeda motor berjarak kurang lebih 50 meter dari Pos PJR.
Saat rekan laki-laki itu datang, Wayan langsung ditembak menggunakan senapan angin di bagian pelipis mata. Wayan pun sempat tidak sadarkan diri.
Namun, setelah dapat menguasai kesadarannya, Wayan seketika membuang tembakan sebanyak dua kali. Ia berteriak memanggil rekannya, Bripka Setiadi, yang sedang berada di dapur membuat teh.
Mendengar suara tembakan dan teriakan Wayan, Setiadi langsung lari keluar ke arah penjagaan. Ia mendapati Wayan sudah berdarah di pelipis. Dua orang tidak dikenal kabur meninggalkan lokasi kejadian. (OL-14)
Polda Sumut mengerahkan sedikitnya 11.417 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, dan instansi terkait.
kultur kekerasan yang masih melekat dalam tubuh Kepolisian menunjukkan bahwa reformasi kepolisian pasca-pemisahan dari ABRI belum berjalan tuntas.
Dari 58 kantong jenazah yang diterima RS Bhayangkara sejak 27 November 2025, 33 jenazah telah teridentifikasi melalui data primer dan sekunder serta sudah diserahkan kepada keluarga.
Polda Jabar juga menyediakan 128 personel dari satuan SAR Brimob yang meliputi unit SAR, K9, serta pengemudi kendaraan rescue.
Polisi bertindak setelah menerima informasi dari masyarakat bahwa JM hendak membawa sabu menuju Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulteng, menggunakan jasa rental angkutan.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta warga tetap menjaga situasi kondusif dan tidak terprovokasi.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Transparansi digital melalui media sosial membuat kasus-kasus tersebut kini lebih mudah terungkap ke permukaan.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Rano Alfath, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus penganiayaan yang menewaskan AT (14).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved