Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Sumut Bersiap Sambut 5,5 Juta Pemudik, Operasi Lilin Toba Utamakan Misi Kemanusiaan

Yoseph Pencawan
18/12/2025 16:25
Sumut Bersiap Sambut 5,5 Juta Pemudik, Operasi Lilin Toba Utamakan Misi Kemanusiaan
Personel Direktorat Lalu Lintas Polda Sumut menyapa pengendara saat menggelar Operasi Lilin Toba 2025 .(MI/Yoseph Pencawan)

POLDA Sumatra Utara (Sumut) menyiagakan Operasi Lilin Toba 2025 dengan fokus ganda: pengamanan arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta misi kemanusiaan di wilayah terdampak bencana. Langkah ini diambil untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat di tengah ancaman bencana hidrometeorologi yang melanda 19 kabupaten/kota di Sumut.

Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto menegaskan bahwa tingginya mobilitas masyarakat serta kondisi infrastruktur yang terdampak banjir dan longsor menuntut kesiapsiagaan maksimal. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, Sumatra Utara diprediksi menjadi salah satu tujuan utama dengan estimasi pergerakan mencapai 5,53 juta orang.

"Libur panjang ini diprediksi akan datang 5,5 juta lebih orang ke Sumatera Utara. Karena itu, saya tidak membolehkan personel untuk izin cuti agar pelayanan kepada masyarakat dapat diberikan secara maksimal," tegas Whisnu di Medan, Kamis (18/12).

Polda Sumut mengerahkan sedikitnya 11.417 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, dan instansi terkait. Kekuatan ini didukung dengan pendirian 166 posko yang tersebar di titik strategis, terdiri dari 90 pos pengamanan, 63 pos pelayanan, serta 13 pos terpadu.

Misi Kemanusiaan dan Pemulihan 
Berbeda dari tahun sebelumnya, Operasi Lilin Toba kali ini juga diarahkan pada percepatan pemulihan pascabencana. Personel di lapangan diinstruksikan untuk membantu perbaikan rumah ibadah yang rusak, relokasi tempat ibadah sementara, hingga percepatan pembukaan akses jalan yang tertutup longsor.

Sinergi lintas sektoral diperkuat guna memastikan ketersediaan energi dan logistik. Fokus pengamanan meliputi stabilitas pasokan BBM, keandalan listrik, jaringan komunikasi, serta kelancaran distribusi bahan pokok agar tidak terganggu oleh kendala cuaca.

Meski angka kecelakaan lalu lintas sepanjang Januari-November 2025 menunjukkan tren penurunan dibandingkan tahun lalu, Irjen Whisnu mengingatkan jajarannya untuk tidak lengah. Pengawasan pada jalur rawan macet dan titik rawan bencana menjadi prioritas guna menekan fatalitas di jalan raya.

Operasi Lilin Toba 2025 dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Melalui operasi ini, Polda Sumut berharap perayaan Natal dan pergantian tahun dapat berjalan harmonis di tengah tantangan iklim yang kompleks. (YP/P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eksa
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik