Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Polda Sumbar Kebut Proses Identifikasi Korban Bencana

Siti Yona Hukmana
03/12/2025 13:05
Polda Sumbar Kebut Proses Identifikasi Korban Bencana
Ps Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Sumbar Komisaris Omri Yan Sahureka (kiri) memberikan keterangan pers terkait proses identifikasi korban banjir di Sumatra Barat .(Ist)

PROSES identifikasi korban banjir bandang dan tanah longsor di Sumatra Barat (Sumbar) terus dikebut oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Sumbar. Hingga kini, tercatat 193 korban meninggal dunia akibat bencana yang melanda sejumlah kabupaten/kota di Tanah Minang itu.

“Dari jumlah tersebut, 161 jenazah telah berhasil diidentifikasi, sementara 32 lainnya masih dalam proses, termasuk 25 jenazah yang saat ini berada di RS Bhayangkara Padang,” kata Kabid Dokkes Polda Sumbar AKB Faiza dalam keterangan tertulis, Rabu (3/12).

Ia merinci, dari 58 kantong jenazah yang diterima RS Bhayangkara sejak 27 November 2025, 33 jenazah telah teridentifikasi melalui data primer dan sekunder serta sudah diserahkan kepada keluarga. Sementara itu, 25 jenazah lainnya masih berstatus tidak dikenal karena belum ada kecocokan dengan data antemortem.

Kemudian, Karumkit Bhayangkara TK III Padang, Komisaris Hari Andromeda, menjelaskan, bahwa proses identifikasi sangat bergantung pada kelengkapan data pembanding dari keluarga korban. Ia mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera datang ke posko antemortem di RS Bhayangkara Padang. "Semakin cepat data pembanding masuk, semakin cepat pula identifikasi dapat kami selesaikan,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa sebagian besar jenazah yang sulit teridentifikasi adalah anak-anak. Banyak dari mereka diduga kehilangan orang tua atau kerabat dekat yang seharusnya melapor, sehingga belum ada data antemortem yang masuk.

Untuk mendukung kelancaran proses identifikasi, RS Bhayangkara kini menerima tambahan satu unit mobil cold storage dari Dinas Pertanian Sumbar. Fasilitas ini membantu menjaga kondisi jenazah selama proses forensik berlangsung.

Sementara itu, Ps Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Sumbar Komisaris Omri Yan Sahureka, memastikan pihaknya akan bekerja maksimal hingga seluruh korban bencana berhasil teridentifikasi. 

Polda Sumbar mengajak masyarakat yang kehilangan keluarga untuk segera memberikan data antemortem ke RS Bhayangkara atau posko DVI terdekat. "Data pembanding sangat penting agar proses identifikasi dapat segera dipercepat,” ungkapnya.

Polda Sumbar dipastikan akan terus memberikan informasi secara agar masyarakat mendapatkan perkembangan resmi dan akurat terkait penanganan korban bencana. 

Di sisi lain, Polda Sumbar berharap kerja sama dari masyarakat agar dapat mempercepat seluruh proses identifikasi, sehingga jenazah korban dapat segera diserahkan kembali kepada keluarga untuk dimakamkan dengan layak. (Yon/P-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eksa
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik