Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
POLISI sudah meminta keterangan sejumlah orang terkait kasus keracunan nasi kuning yang menimpa 205 orang di 12 kampung di Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya.
Kapolsek Mangkubumi, Iptu Endang Wijaya mengatakan telah meminta keterangan dari pemilih hajatan yang kini dirawat di rumah sakit karena ikut menjadi korban keracunan nasi kuning.
"Kami sudah meminta keterangan dari pemilik hajatan di ruang perawatan rumah sakit. Pemilik hajatan bersama istri dan anaknya ikut keracunan. Dari hasil keterangan pemilik hajatan, dipastikan nasi kuning menjadi sumber keracunan karena memakai santain dibeli dari pasar tradisional," ungkap Endang, Sabtu (10/10).
Dalam keterangannya, pemilik hajatan membeli bahan makanan untuk nasi kuning di Pasar Cikurubuk berupa beras, telur, daging, kacang, santan dan lainnya. Sebelum dimasak, santan cair dari pasar tidak langsung dimasak, tetapi dimasukkan ke kulkas. Dan baru siang hari digunakan.
baca juga: Jumlah Korban Keracunan Nasi Kuning Bertambah Jadi 205 Orang
"Kami masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan barang bukti sisa bahan yang dimasak di dalam rumah untuk membuat nasi kuning. Kami kesulitan mencari sisa santan karena santan sudah dipakai semua. Kita sekarang ini masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dari dinas kesehatan," lanjut Endang. (OL-3)
Eksekusi rumah dilakukan di Jalan Kampung Kalangsari, Kelurahan Sukamanah, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya.
petugas membawa korban ke kamar jenazah RSUD Dr Soekardjo untuk kepentingan autopsi dan penyelidikan yang dilakukan oleh Polres Tasikmalaya Kota.
Tidak ada korban jiwa, tapi jalan penghubung antar Kecamatan tertutup materil tanah longsor dan pohon tumbang
Hujan deras yang terjadi ini tidak menyurutkan para peserta bubar dan mereka tetap bertahan.
Pembentangan bendera tersebut, bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan.
Warga Kampung Pajagan, Kelurahan Cigantang, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat membuat lorong merah putih sepanjang 100 meter.
Sepulang acara syukuran, warga kemudian dibekali bingkisan berisi makanan.
Anak bisa mengalami dehidrasi saat keracunan makanan karena muntah dan diare yang tidak kunjung henti. Untuk mengatasinya bisa dengan memberikan air putih dengan jumlah sedikit namun sering
"Selang 15 menit, lalu meminta ke kamar karena badan tambah panas, 10 menit kemudian baby Sulthan muntah-muntah sepanjang malam."
DELAPAN anak mengalami keracunan makanan parah sejak 12 Juni setelah mengonsumsi produk daging dari dua bisnis di kota utara Saint-Quentin, Prancis.
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembangkan sistem pengawasan berlapis. Salah satunya untuk mencegah kejadian seperti keracunan MBG kembali terulang.
Salernitana harus mengirimkan ambulans saat tiba di bandara Salerno usai kalah 0-2 dari Sampdoria di laga leg pertama playoff degradasi dan merawat sebagian besar pemain di rumah sakit.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved