Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA sepekan terakhir harga kebutuhan pokok di Batam, Kepulauan Riau meningkat hingga 10%. Belum diketahui sebabnya. Namun ada dugaan kenaikan harga kebutuhan pokok karena pandemi covid-19 dan transportasi. Pantuan mediaindonesia.com, Kamis (1/10) mendapati hampir seluruh bahan pokok di sejumlah pasar tradisional Batam mengalami kenaikan sebesar 10% dari harga sebelumnya.
Seperti harga cabai merah keriting Rp30 ribu/kg menjadi Rp33 ribu/kg, cabai merah besar Rp60 ribu/kg menjadi Rp66 ribu/kg, cabai rawit merah Rp40 ribu per kilogram menjadi Rp44 ribu/kg. Kemudian bawang merah Rp32 ribu/kg menjadi Rp35 ribu/kg, dan bawang putih dari Rp34 ribu/kg menjadi Rp37.400 per kg. Sejumlah sayuran juga naik harganya.
Kepala Disperindag Kota Batam, Gustian mengatakan pihaknya akan mengadakan operasi pasar jika diperlukan karena seiring mencuatnya kasus covid-19 di Kota Batam, harga sayuran ikut naik.
"Kami akan melakukan operasi pasar terjadinya kenaikan ini. Penyebabnya kata pedagang masalah transfortasi. Tapi akan kami cek langsung di lapangan," kata Gustian, Kamis (1/10).
baca juga: Forum Kakao Minta Petani Bireuen Tingkatkan Kualitas Biji
Sedangkan soal persediaan pangan sejauh ini untuk Batam mencukupi dan masih aman. Ia menyebutkan, Batam kini telah memiliki asosiasi distributor yang telah dihimpun Disperindag Batam. Sementara itu, di tempat terpisah Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian dan TNI untuk mengantisipasi adanya penimbunan bahan pokok.
"Tapi kalau kami, atas nama Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19, masyarakat tidak perlu panik soal sembako di Batam, semua tercukupi," ujarnya.
Ia mengaku sudah mendapatkan laporan dari Disperindag Kota Batam dan tidak ada masalah dengan ketersediaan sembako. (OL-3)
Daging ayam potong dari Rp37 ribu menjadi Rp40 ribu per kg, telur ayam ras menjadi Rp32 ribu per kg, bawang merah Rp45 ribu per kg, cabai merah menjadi Rp70 ribu per kg.
Berdasarkan pemantauan, harga cabai rawit merah tertinggi tercatat Rp90 ribu per kilogram, dan pada pemantauan terakhir berada di kisaran Rp80 ribu per kilogram.
Harga daging sapi terpantau Rp140.000 per kilogram, daging kambing Rp160.000, ayam ras Rp42.000, ayam kampung Rp65.000. Serta minyak goreng berada di kisaran Rp15.700 per liter.
Harga cabai domba mencapai Rp80.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp60.000. Begitu juga cabai tanjung dari Rp30.000 menjadi Rp 45.000.
Harga daging sapi impor beku tercatat naik hingga Rp115.000 per kilogram. Selain itu, harga cabai rawit merah mencapai Rp80.000 per kilogram.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Pasar Kanggraksan, Kota Cirebon, harga cabai rawit merah kini sudah mencapai Rp100 ribu per kilogram dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram.
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang juga Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan pokok strategis secara nasional masih aman dan memadai.
Harga telur ayam yang biasanya Rp 26 ribu per kg menjadi Rp30 ribu per kg, cabai rawit dari biasanya sekitar Rp35 ribu rupiah per kg menjadi Rp90 ribu per kg.
Daging ayam potong dari Rp37 ribu menjadi Rp40 ribu per kg, telur ayam ras menjadi Rp32 ribu per kg, bawang merah Rp45 ribu per kg, cabai merah menjadi Rp70 ribu per kg.
Berdasarkan pemantauan, harga cabai rawit merah tertinggi tercatat Rp90 ribu per kilogram, dan pada pemantauan terakhir berada di kisaran Rp80 ribu per kilogram.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan memperkuat pengawasan di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).
Harga daging sapi terpantau Rp140.000 per kilogram, daging kambing Rp160.000, ayam ras Rp42.000, ayam kampung Rp65.000. Serta minyak goreng berada di kisaran Rp15.700 per liter.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved