Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMILIKI cuaca panas terbaik di Indonesia, Pulau Sumba bakal menjadi daerah pemasok listrik energi baru terbarukan dengan menggunakan tenaga surya. Hal ini ini diungkapkan Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat saat menggelar kunjungan kerja (kunker) di Pulau Sumba pada tanggal 6-9 September 2020.
Dihadapan sejumlah bupati di Pulau Sumba, Gubernur NTT, Viktor Laiskodat memastikan rencana pembangunan megaproyek energi listrik tenaga matahari di Pulau Sumba yang akan menjadi pemasok listrik hingga ke Pulau Jawa.
Menurut Viktor, rencana pembangunan energi listrik tenaga matahari ini merupakan salah satu energi terbarukan yang bakal dipakai di masa depan seluruh dunia. Energi matahari digunakan karena ramah lingkungan.
"Lima tahun lagi, produk-produk listrik yang dihasilkan dari energi listrik berbahan baku fosil tidak akan diterima lagi dan ditolak di dunia. Di berbagai belahan dunian, Amerika dan Eropa sudah serius dengan hal ini. Untuk itu, di Indonesiai nanti energi terbarukan yang paling cepat adalah panas matahari. Dan panas yang paling baik di Indonesia untuk tenaga matahari adalah di Pulau Sumba," kata Viktor, Selasa (8/9).
Pihaknya telah meminta para ahli untuk meneliti kondisi cuaca ini di wilayah NTT yang tepat dan memungkinkan untuk membangun pembangkit listrik tenaga matahari.Viktor berjanji akan segera menemui presiden dan menyampaikan hal ini.
"Sudah ada hasil penelitiannya. Dengan para peneliti sudah selesai. Hasilnya, panas di Sumba itu sempurna. Ini kata para ahli, bukan kata gubenur. Jadi kita akan bangun listrik tenaga matahari di Sumba. EnergI listrik matahari yang bisa dihasilkan di Sumba sebesar 20 ribu mega. Tahap pertama dibangun 2.000 mega, dan seterusnya hingga 20 ribu mega. Kabelnya bawah laut, menuju ke Labuan Bajo dan seterusnya hingga ke Jawa. Karena itu saya akan bertemu dengan presiden untuk menyampaikan, kami orang Sumba siap untuk menjadi pemasok seluruh energi terbarukan menggunakan tenaga surya untuk Pulau Jawa," ungkap Viktor.
baca juga: Restorasi Kawasan Bekas Tambang Grasberg Jadi Area Konservasi
Gubernur meminta seluruh warga Sumba untuk mendukung rencana ini, demi kemajuan Pulau Sumba ke depannya. Ia berharap warga tidak menjual tanah ke orang luar.
"Jika nanti dibangun pembangkit listrik tenaga surya, dan bisa menjadi pemasok di Sumatra dan Jawa, maka dipastikan Pulau Sumba akan melesat maju. Sehingga saya harap orang Sumba dukung rencana ini dengan menyiapkan lahan agar rencana pembangunan itu terwujud. Kalau energi listrik tenaga surya itu jadi, maka masalah listrik selesai. Listrik dari Sumba kita jual hingga ke Jawa dan Sumatra. Saya minta warga Sumba jangan jual tanah ke orang luar," tegas Viktor. (OL-3)
Menjelang 12 hari memasuki Bulan Suci ramadan 1457 H, kondisi warga penyintas banjir besar di Aceh Tengah masih sangat memprihatinkan.
Kondisi lingkungan yang lembap dan air yang menggenang dapat menjadi media penghantar arus listrik dari instalasi yang tidak terlindungi.
Peristiwa tragis ini terjadi saat keduanya berada di dalam rumah ketika air sungai tiba-tiba meluap dan masuk ke pemukiman dengan cepat.
Dua dari tiga korban merupakan pasangan suami istri berinisial HW, 54, dan NJ, 49.
Selain keberadaan bengkel, ketersediaan infrastruktur pengisian daya menjadi krusial.
MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan masih terjadi pemadaman listrik bergilir di empat kabupaten di Provinsi Aceh pascabencana banjir bandang
Sejak 2019, Faris terjun ke NTT untuk melakukan misi sosial dalam penanganan masalah kesehatan di daerah itu.
IA sampai pada ujung hidupnya. Tapi narasi kepergiannya tak berujung. Ia pergi dalam sunyi. Pamit dalam diam. Diam dan sunyi itu menjadi saksi terakhir ziarah hidupnya.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta lembaga terkait memberikan pendampingan psikososial untuk saudara dan keluarga anak korban bunuh diri di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved