Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRODUKSI sampah di Kota Makassar selama pandemi covid-19 tidak mengalami penurunan sama sekali. Angkanya tetap berkisar 850 sampai 900 ton per hari.
Hal itu diakui Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Andi Iskandar. Hampir tidak ada perbedaan antara produksi sampah harian sebelum dan selama masa pandemi. Itu diketahui dari jumlah sampah yang tercatat di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang.
"Tidak terlalu signifikan penurunannya, jadi hampir sama memang dengan hari-hari biasanya. Tapi angka produksi sampah itu sangat tinggi, sebenarnya," kata Iskandar.
Karenanya, Pemerintah Kota Makassar pun berinovasi dengan mengadakan truk sampah compactor. Untuk periode awal diadakan lima unit dan mulai beroperasi hari ini, Selasa (8/9), di lima kecamatan.
Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin mengatakan lima truk sampah compactor diberikan ke lima kecamatan sebagai percontohan, yaitu Kecamatan Ujung Pandang, Tamalate, Wajo, Mariso, dan Makassar.
"Jadi lima truk percontohan ini sudah mulai operasi. Tahun ini kita kembali anggarkan untuk penambahan 20 unit. Tahun depan kita anggarkan untuk 40 unit lagi," kata Rudy saat menyerahkan truk secara simbolis di Pasar Hobi Toddopuli, Makassar, Selasa (8/9).
Baca juga: Warga Kendari Diimbau Tertib Ikuti Jadwal Buang Sampah
Truk sampah compactor, imbuh Rudy, lebih efektif dan efisien dari pada pada truk sampah yang digunakan sebelumnya.
"Daya angkut truk sampah compactor itu tiga banding satu atau bisa tiga kali lebih banyak dari truk konvensional, yang selama ini sudah ada. Truk ini sudah menggunakan sistem press yang dapat memadatkan sampah yang dimuat," ungkapnya.
Sehingga petugas kebersihan tidak lagi kelelahan lagi dalam memindahkan sampah ke TPA.
"Kalau sebelumnya kan sistem manual, dicangkul, yang memakan waktu. Kalau truk ini, sudah sistem dorong. Jadi dari segi kesehatan juga terjamin," lanjut Rudy.
Bahkan dengan keberadaan truk tersebut, dia menginginkan tidak ada lagi telihat truk-truk sampah yang antri di TPA karena proses pemindahan sampah.
Terkait truk sampah konvensional yang kondisinya masih bagus, Rudy menyebut truk akan direvitalisasi menjadi bus wisata gratis yang akan dimanfaatkan di area Anjungan Pantai Losari, Makassar.(OL-5)
Pelindo Regional 4 Makassar mencatat lonjakan arus mudik Lebaran 2026 sejak H-15 hingga H-5. Data terbaru menunjukkan total 308.473 pemudik telah melakukan perjalanan melalui 20 cabang
DINAS Kesehatan Sulawesi Selatan mencatat adanya ancaman serius penyebaran penyakit campak di Kota Makassar sepanjang tahun 2026. Sebanyak 187 kasus suspek dilaporkan.
Sebanyak 200 warga peserta mudik gratis akan diberangkatkan Minggu (15/3) dari Pelabuhan Makassar menuju Surabaya, menggunakan KM Labobar.
Komoditas seperti bawang merah dan bawang putih tercatat naik di kisaran 5 hingga 10 persen, harga cabai merah dan cabai besar juga naik.
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sulawesi Selatan hari ini, 6 Maret 2026. Makassar dan sekitarnya berpotensi hujan lebat hingga 13:10 WITA.
Minggu (1/3), penerbangan kedatangan rute Jeddah–Makassar yang dioperasikan oleh maskapai Lion Air sukses mendarat dengan selamat membawa sebanyak 386 penumpang.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved