Rabu 26 Agustus 2020, 11:06 WIB

Yayasan EcoNusa Salurkan APD dan Masker ke Indonesia Timur

Siswantini Suryandari | Nusantara
Yayasan EcoNusa Salurkan APD dan Masker ke Indonesia Timur

Dok Yayasan EcoNusa
Penandatanganan dokumen penyerahan bantuan APD covid-19 dari Yayasan EcoNusa ke puskesmas di Manokwari, Papua Barat

 

DI tengah pandemi covid-19, Yayasan Econusa menyalurkan bantuan untuk warga di pesisir wilayan Papua, Papua Barat dan Kepulauan Maluku yang terdampak covid-19. Dalan keterangan tertulis diterima mediaindonesia.com, Yayasan Econusa menggandeng para donatur baik organisasi, institusi, swasta maupun individu untuk memberikan dukungan penggalangan dana bagi masyarakat di wilayah timur Indonesia yang terdampak pandemi covid-19. 

Penggalangan dana telah dimulai sejak 29 April 2020, dan berhasil mengumpulkan dana sebanyak Rp310.662.352. Dana tersebut disalurkan dalam bentuk 10.000 masker kain dan 500 set APD lengkap. Bantuan gelombang pertama tersebut telah tiba di Ternate, Ambon, Kota Jayapuran dan Kabupaten Paniai Provinsi Papua, dan Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat.

Pemberian bantuan gelombang kedua saat ini sedang dijadwalkan untuk dikirim ke empat provinsi prioritas yakni Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat. Bantuan yang disiapkan berupa 500 APD dan juga bantuan menyasar pada ketahanan pangan dan sumber kehidupan masyarakat setempat.Tidak berhenti sampai gelombang kedua, Yayasan EcoNusa kembali melakukan penggalangan dana.

baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Maluku Utara

"Oleh karena itu, Yayasan Econusa mengajak seluruh masyarakat Indonesia memberikan bantuan donasi untuk mendukung masyarakat adat dan tenaga medis khususnya di Tanah Papua dan Kepulauan Maluku. Bantuan dapat disalurkan melalui https://kitabisa.com/campaign/bakudukungcegahcovid.Donasi yang terkumpul akan disalurkan dalam bentuk Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis dan juga alat rapid test. Donasi juga akan disalurkan dalam bentuk masker untuk masyarakat adat di hutan, pesisir,
dan pulau-pulau kecil di wilayah Indonesia Timur," kata Stephanie dari Yayasan Econusa. (OL-3)

Baca Juga

Ist

Gerakan Melawan Stunting Puan Maharani Masuki Jawa Tengah

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 23 Januari 2022, 10:47 WIB
Angka stunting di Kabupaten Rembang masih cukup tinggi jika dibandingkan dengan angka rata-rata nasional, yakni 24,96% pada 2020 atau...
dok.humas

Sebagian Besar Warga Terpapar Omikron di Jawa Tengah Sembuh

👤Akhmad Safuan 🕔Minggu 23 Januari 2022, 10:15 WIB
DARI sembilan warga di Jateng yang terkonfirmasi omikron, tujuh sembuh saat hasil pemeriksaan whole genome sequencing...
Ant/Nyoman Hendra Wibowo

Limbah Sisa Makanan di Bali Rata-Rata 150 Kilo Perhari/TPS

👤Arnoldus Dhae 🕔Minggu 23 Januari 2022, 09:00 WIB
LIMBAH makanan di Tempat Pengolahan Sampah (TPS) di Denpasar berkisar antara 115 kg-184,67 kilogram per-TPS...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya