Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah pandemi covid-19, Yayasan Econusa menyalurkan bantuan untuk warga di pesisir wilayan Papua, Papua Barat dan Kepulauan Maluku yang terdampak covid-19. Dalan keterangan tertulis diterima mediaindonesia.com, Yayasan Econusa menggandeng para donatur baik organisasi, institusi, swasta maupun individu untuk memberikan dukungan penggalangan dana bagi masyarakat di wilayah timur Indonesia yang terdampak pandemi covid-19.
Penggalangan dana telah dimulai sejak 29 April 2020, dan berhasil mengumpulkan dana sebanyak Rp310.662.352. Dana tersebut disalurkan dalam bentuk 10.000 masker kain dan 500 set APD lengkap. Bantuan gelombang pertama tersebut telah tiba di Ternate, Ambon, Kota Jayapuran dan Kabupaten Paniai Provinsi Papua, dan Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat.
Pemberian bantuan gelombang kedua saat ini sedang dijadwalkan untuk dikirim ke empat provinsi prioritas yakni Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat. Bantuan yang disiapkan berupa 500 APD dan juga bantuan menyasar pada ketahanan pangan dan sumber kehidupan masyarakat setempat.Tidak berhenti sampai gelombang kedua, Yayasan EcoNusa kembali melakukan penggalangan dana.
baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Maluku Utara
"Oleh karena itu, Yayasan Econusa mengajak seluruh masyarakat Indonesia memberikan bantuan donasi untuk mendukung masyarakat adat dan tenaga medis khususnya di Tanah Papua dan Kepulauan Maluku. Bantuan dapat disalurkan melalui https://kitabisa.com/campaign/bakudukungcegahcovid.Donasi yang terkumpul akan disalurkan dalam bentuk Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis dan juga alat rapid test. Donasi juga akan disalurkan dalam bentuk masker untuk masyarakat adat di hutan, pesisir,
dan pulau-pulau kecil di wilayah Indonesia Timur," kata Stephanie dari Yayasan Econusa. (OL-3)
Kelima warga itu sebelumnya berangkat ke Papua pada 14 Februari 2026 untuk bekerja dalam proyek pembangunan yang dijanjikan oleh seorang mandor.
11 bandara perintis di tiga provinsi Papua kini telah diamankan sepenuhnya oleh pasukan TNI setelah Februari lalu ditutup akibat gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata atau KKB
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya analisis dan evaluasi terhadap kebijakan yang sudah tidak relevan dengan kondisi terkini.
Papua Connection menyerukan penghentian kekerasan bersenjata di Tanah Papua, khususnya yang menyasar warga sipil, guru, dan tenaga kesehatan.
Insiden penyerangan terjadi di Pos Pengamanan PT Kristal Kilometer 38, Kampung Lagari Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire.
KAPOLRES Nabire AKBP Samuel Tatiratu, mengatakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya menyerang pos milik PT Kristalin yang berlokasi di Makimi, Kabupaten Nabire.
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
Penanganan kasus dipastikan berjalan paralel, baik dari sisi tindak pidana umum maupun pelanggaran kode etik profesi Polri.
Kapolri menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat yang mencoreng nama baik Korps Brimob Polri.
Proses hukum terhadap tersangka, yang merupakan oknum anggota Brimob berinisial Bripda MS, harus dilakukan secara terbuka tanpa ada upaya menutupi fakta.
Kementerian PPPA tengah melakukan koordinasi dengan dinas setempat terkait kasus anak berinisial AT (14) yang dianiaya oleh anggota Brimob di Tual, Maluku, hingga meninggal dunia.
Kementerian PPPA memastikan koordinasi dengan dinas setempat dan kepolisian terkait kasus anak meninggal dunia diduga akibat kekerasan oknum Brimob di Kota Tual, Maluku.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved