Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Pemkab Cianjur Menyusun Jurus Pulihkan Ekonomi

Benny Bastiandy
20/8/2020 09:30
 Pemkab Cianjur Menyusun Jurus Pulihkan Ekonomi
Plt Bupati Cianjur,, Herman Suherman (kedua dari kanan) dan Kepala Dinas Sosial, Amad Mutawali (kanan),melihat produk UMKM Cianjur(MI/Benny Bastiandy)

BERBAGAI jurus akan digunakan Pemkab Cianjur, Jawa Barat, melakukan pemulihan ekonomi di masa pandemi covid-19. Pemerintah siap memberikan dana stimulan kepada para pelaku usaha di sejumlah sektor strategis, satu di antaranya UMKM. Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur, Cecep Alamsyah, mengatakan proses pemulihan ekonomi menjadi fokus perhatian. Salah satu sektor yang mendapat perhatian ekstra yaitu UMKM.

"Tentu butuh menggerakan berbagai sektor strategis agar perekonomian bisa kembali pulih. Terutama pada sektor UMKM yang tentu harus didukung dengan bantuan stimulan agar para pelaku usahanya bisa kembali bangkit," terang Cecep kepada mediaindonesia.com Kamis (20/8).

Cecep meyakini, bantuan stimulan terhadap berbagai pelaku usaha pada beberapa sektor strategis akan mampu membangkitkan kembali roda perekonomian. Selain UMKM, Pemkab Cianjur juga memberikan stimulan bagi sektor periwisata dan dunia usaha lainnya.

"Termasuk untuk nanti di anggaran perubahan, kita sudah bikin KUA-PPAS (kebijakan umum anggaran-plafon prioritas anggaran sementara). Di antaranya pada masih fokus pada penanganan dampak dari pandemi covid," ucap Cecep.

Selain itu, kata Cecep, terdapat beberapa poin penting lainnya pada KUA-PPAS anggaran perubahan yang masih jadi prioritas. Misalnya pembangunan infrastruktur jalan.

"Infrastruktur masih jadi prioritas karena akan mempermudah program-program yang lain. Dampak adanya infrastruktur itu bisa kepada ekonomi, pendidikan, dan kesehatan," pungkas Cecep.

baca juga: Pendapatan Kota Medan Diproyeksikan Turun Hampir 23%

Kepala Bidang Koperasi UMKM Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Cianjur, Indra Sunggara, mengatakan jumlah UMKM di Kabupaten Cianjur sampai saat ini terdata lebih kurang 36 ribu unit. Bersamaan terjadinya pandemi covid-19, kata Indra, pada prinsipnya semua UMKM terdampak penyebaran virus tersebut.

"Sekarang kami sudah membuat google form bagi UMKM yang terdampak (pandemi covid-19)," kata Indra.

Hingga saat ini jumlah pelaku UMKM yang telah mengajukan bantuan stimulan melalui google form baru sekitar 2.500 unit. Data tersebut kemungkinan bisa bertambah seiring berjalannya waktu.

"Nanti data yang masuk melalui google form akan kami sampaikan ke Kementerian Koperasi dan UMKM untuk mendapatkan bantuan stimulan," tandas Indra. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya