Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
BERBAGAI jurus akan digunakan Pemkab Cianjur, Jawa Barat, melakukan pemulihan ekonomi di masa pandemi covid-19. Pemerintah siap memberikan dana stimulan kepada para pelaku usaha di sejumlah sektor strategis, satu di antaranya UMKM. Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur, Cecep Alamsyah, mengatakan proses pemulihan ekonomi menjadi fokus perhatian. Salah satu sektor yang mendapat perhatian ekstra yaitu UMKM.
"Tentu butuh menggerakan berbagai sektor strategis agar perekonomian bisa kembali pulih. Terutama pada sektor UMKM yang tentu harus didukung dengan bantuan stimulan agar para pelaku usahanya bisa kembali bangkit," terang Cecep kepada mediaindonesia.com Kamis (20/8).
Cecep meyakini, bantuan stimulan terhadap berbagai pelaku usaha pada beberapa sektor strategis akan mampu membangkitkan kembali roda perekonomian. Selain UMKM, Pemkab Cianjur juga memberikan stimulan bagi sektor periwisata dan dunia usaha lainnya.
"Termasuk untuk nanti di anggaran perubahan, kita sudah bikin KUA-PPAS (kebijakan umum anggaran-plafon prioritas anggaran sementara). Di antaranya pada masih fokus pada penanganan dampak dari pandemi covid," ucap Cecep.
Selain itu, kata Cecep, terdapat beberapa poin penting lainnya pada KUA-PPAS anggaran perubahan yang masih jadi prioritas. Misalnya pembangunan infrastruktur jalan.
"Infrastruktur masih jadi prioritas karena akan mempermudah program-program yang lain. Dampak adanya infrastruktur itu bisa kepada ekonomi, pendidikan, dan kesehatan," pungkas Cecep.
baca juga: Pendapatan Kota Medan Diproyeksikan Turun Hampir 23%
Kepala Bidang Koperasi UMKM Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Cianjur, Indra Sunggara, mengatakan jumlah UMKM di Kabupaten Cianjur sampai saat ini terdata lebih kurang 36 ribu unit. Bersamaan terjadinya pandemi covid-19, kata Indra, pada prinsipnya semua UMKM terdampak penyebaran virus tersebut.
"Sekarang kami sudah membuat google form bagi UMKM yang terdampak (pandemi covid-19)," kata Indra.
Hingga saat ini jumlah pelaku UMKM yang telah mengajukan bantuan stimulan melalui google form baru sekitar 2.500 unit. Data tersebut kemungkinan bisa bertambah seiring berjalannya waktu.
"Nanti data yang masuk melalui google form akan kami sampaikan ke Kementerian Koperasi dan UMKM untuk mendapatkan bantuan stimulan," tandas Indra. (OL-3)
Jejak Jajanan Nusantara tidak hanya menampilkan beragam kuliner tradisional, tetapi juga menghadirkan berbagai inisiatif penguatan kapasitas UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital.
KBRI Warsawa memboyong empat jenama UMKM unggulan, yaitu Serlium Leathers, Ittaherl, Roka Collections, dan Umiy Lasega Batik.
Pelaku usaha dapat berkonsultasi dengan mentor berpengalaman di bidang UMKM mengenai permasalahan dalam bisnisnya
Pelajari strategi pengiriman Ramadan agar lebih efisien. Simak tips untuk kelola lonjakan pesanan, kirim paket besar, hingga fitur COD Ongkir.
Di tengah dinamika ekonomi global yang penuh tekanan dan ketidakpastian, pengusaha muda membutuhkan kepastian arah kebijakan.
BUKA lapangan kerja, Yayasan Indonesia Setara (YIS) Bersama UMKM Sahabat Sandi menggelar Workshop Baking Kue Kering Lebaran.
Sensus Ekonomi ini merupakan instrumen data yang dilakukan rutin lima tahunan.
Pasalnya, UA nekat mengambil dua buah labu siam di lahan yang bukan miliknya karena terdesak kebutuhan untuk berbuka puasa.
MINTA, seorang lelaki paruh baya warga Bayabang RT 001/006 Desa Talaga Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, meninggal dunia gara-gara labu siam.
Penanganan kasus terkait PJU Cianjur oleh Kejaksaan Negeri Cianjur dinilai sangat sarat kriminalisasi.
fluktuasi harga berbagai komoditas pangan dipengaruhi faktor pasokan dan permintaan.
Penanganan dinilai lebih menyerupai upaya kriminalisasi terhadap kesalahan administrasi daripada pembuktian tindak pidana murni.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved