Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH ditutup sejak pandemi Covid-19 melanda, destinasi wisata di Provinsi Bali akan kembalai dibuka untuk wisatawan nusantara (wisnus). Sedangkan untuk wisatawana mancanegara (wisman) atau asing, baru akan dibuka mulai 11 September.
"Pada 31 Juli aktivitas pariwisata untuk wisatawan nusantara akan kembali dibuka. Sedangkan untuk turis mancanegara baru akan dibuka pada September mendatang," ujar Gubernur Bali, I Wayan Koster.
Koster menyatakan hal itu dalam acara Deklarasi Program Kepariwisataan Dalam Tatanan Kehidupan Bali Era Baru dan Digitalisasi Pariwisata Berbasis QRIS, di Pulau Peninsula, Nusa Dua, Kamis (30/7). Hadir dalam acara tersebut Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wisnutama, serta Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki.
Menurut Koster, kembali dibukanya Bali untuk wisatawan dalam negeri dan asing merupakan tahap kedua dan ketiga dalam program pembukaan kembali kawasan wisata di Bali. Tahap pertama yakni untuk wisatawan lokal Bali dimulai pada 9 Juli lalu.
Koster mengatakan sektor parwiswata memang menjadi penopang perekonomian Bali yang mencapai angka 52%. Sejak pandemi Covid-19 melanda dunia, praktis industri wisata di Bali mengalami kelumpuhan.
"Jika sektor pariwisata terlalu lama ditutup, akan makin sulit keadaan perekonomian Bali. Makin terpuruk juga dunia kepariwisataan dan pelaku usaha di Bali," jelasnya.
Lebih jauh Koster meminta pemerintah pusat agar mendukung penuh aktivitas pariwisata Bali. Ia meminta agar acara yang selama ini digelar di Jakarta dipindahkan ke Bali.
Jelang dibukanya aktivitas pariwisata tahap ketiga yang mengizinkan tusin asing datang ke Bali, Koster meminta peraturan Menteri Hukum dan HAM tentang Pelarangan Sementara Kedatangan Orang Luar Negeri masuk wilayah Indonesia dapat dicabut. "Kalau ini aturan itu masih diberlakukan, tahapan ketiga dibukanya kunjungan wisman ke Indonesia termasuk ke Bali tidak akan bisa berjalan," ujarnya. (R-1)
Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia memantau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di SPPG Dauh Peken 5, Tabanan, Bali untuk memastikan pemenuhan hak pangan bergizi anak.
Saat ini, Pura Segara Giri Wisesa melayani tiga ritual besar, yaitu Melasti, Ngayud atau penghayutan, dan Penglukatan (pembersihan diri).
ORGANISASI Ikatan Wartawan Online (IWO) Bali menggelar aksi bersih-bersih sampah di Pantai Mertasari, Minggu (15/2).
Kegiatan aksi bersih pantai di Kuta, Bali ini diikuti oleh sedikitnya 80 mahasiswa Melanesia yang menempuh studi di berbagai perguruan tinggi di Bali.
Prakiraan cuaca BMKG menyebut hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir/kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Bali.
Berdasarkan analisis BBMKG Denpasar, monsun Asia diprakirakan masih akan memberikan pengaruh kuat disertai dengan terbentuknya pola pertemuan angin
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, mengungkapkan bahwa negara tersebut berhasil menyambut 64 juta pengunjung sepanjang 2025.
Program Stay 24 Hours diberlakukan selama 1 hingga 28 Februari 2026 sebagai promosi awal, seiring dengan pertama kalinya inovasi layanan ini digencarkan oleh Next Hotel Yogyakarta
Kolaborasi lintas pelaku industri pariwisata dinilai berperan dalam memperluas akses wisatawan Indonesia ke berbagai destinasi regional.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Lampung, total kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara mencapai 24.702.664 orang, atau meningkat 53,50 persen dibandingkan 2025.
Arus wisatawan ke Ragunan sudah mulai terlihat sejak hari pertama libur panjang dan bertahan pada tren yang stabil hingga akhir pekan.
Tokyo, Osaka, dan Sapporo masih menjadi primadona bagi wisatawan asal Indonesia saat berkunjung ke Jepang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved