Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
GARDA terdepan dalam penanganan covid-19 kembali gugur, secara keseluruhan sudah empat orang tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Jepara meninggal akibat covid-19 dan 50 lainnya masih menjalani isolasi akibat terpapar korona.
Kabar duka kembali terjadi di Kabupaten Jepara, setelah sebelumnya seorang perawat senior di RSUD Kartini Jepara Siti Fatimah, 56, meninggal akibat Covid-19, satu lagi Yadi Siswanto, perawat di Puskesmas Bangsri 1 Jepara meninggal akibat virus korona. Dalam kurun waktu hampir bersamaan Dokter Klinik Mardi Nugroho, Welahan, Jepara yakni Ane Roviana juga dikhabarkan meninggal dengan gejala yamg sama.
"Secara keseluruhan telah empat nakes di Jepara meninggal dengan status positif covid-19 dan pasien dalam pengawasan (PDP)," kata Juru Bicara GTPP Covid-19 Jepara M Fakrudin.
Selain empat tenaga kesehatan meninggal, lanjut Fakrudin, saat ini terdapat 50 tenaga kesrhatan yang masih diisolasi dan menjalani perawatan karena terpapar covid-19, bahkan kasus korona ini secara keseluruhan terus meningkat dari sebelumnya 240 orang menjadi 274 orang hari ini.
Dari jumlah pasien covid-19 tersrbut, demikian Fakrudin, 242 orang masih dirawat di beberapa rumah sakit rujukan berasal dari Jepara sebanyak 227 oramg dan dari luar daerah 15 orang, 14 orang sembuh serta 18 orang meninggal.
Kondisi juga semakin mengkhawatirkan, ujar Fakrudin, karena masih ada sekitar 2.000 orang yang maduk dalam daftar tracking karena turunan dari pasien covid-19 yang saat ini masih menjalani perawatan dan isokasi. "Kita terus kejar lakujan pelacakan dan lakujan rapud test massal untuk mencegah penyebaran dan penanganan dini," imbuhnya.
Masih menurut data yang ada, ungkap Fakrudin, dari 17 kecamayan yang ada di Jepara hanya dua kecamatan yang masih bersih dari covid-19 yakni Kecamatan Karimunjawa dan Donorojo, sedangkan terparah adalah Kecamatan Kedung sebanyak 41 orang, Jepara Kota 36 orang dan Welahan 31 orang. (OL-13)
Baca Juga: Kejati NTT Tangkap Tersangka TPPO Mendiang TKI Yufrida Selan
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Turnamen ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat soliditas para tenaga medis di tengah tugas pengabdian negara.
Presiden Prabowo menjajaki kerja sama STEM dan kedokteran dengan 24 universitas terkemuka Inggris demi memperkuat pendidikan tinggi dan tenaga medis RI.
Relawan Laskar Trisakti 08 bekerja sama dengan Universitas Trisakti mengirimkan bantuan tenaga kesehatan dan obat-obatan ke wilayah terdampak banjir Sumatra.
Proposal ini akan dikirim ke Kementerian Kesehatan paling lambat satu minggu ke depan, sejalan dengan arahan Dinas Kesehatan Sumatra Utara.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) meluncurkan Mal Pelayanan Publik Digital Nasional (MPPDN), tujuan dari MPPDN yakni mengintegrasikan data perizinan tenaga kesehatan dan medis.
Menurut Prabowo, pemerataan fasilitas kesehatan krusial agar masyarakat, termasuk yang tinggal di daerah terpencil, mendapat layanan medis terbaik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved