Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Sumatera Utara (Sumut) sedang menyiapkan berbagai ketentuan penunjang dalam penerapan skenario new normal, termasuk di bidang pendidikan.
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengatakan, pemprov tidak ingin tergesa-gesa dalam penerapan new normal. Dia akan menyerap aspirasi dan saran dari para pakar terlebih dahulu agar penerapannya dapat sekaligus efektif menekan penularan Covid-19.
"Kita juga nanti akan memilah daerah-daerah yang bisa menerapkan new normal, sebab di Sumut ini ada 33 kabupaten/kota yang berbeda-beda kondisinya," ujar Edy, Rabu (3/6).
Langkah-langkah yang akan diambil juga akan disesuaikan dengan Keppres Nomor 12 Tahun 2020 tentang Penetapan Bencana Non Alam Penyebaran Covid-19 sebagai Bencana Nasional.
"Tak boleh kita menunggu Covid-19 selesai baru kita menggeliat. Masalahnya kita tidak tahu kapan ini berakhir. Untuk itu harus kita evaluasi langkah-langkah yang harus kita lakukan sesuai Keppres Nomor 12 Tahun 2020," tambahnya.
Edy menegaskan pemprov menerapkan prinsip kehati-hatian dalam bertindak. Dan selama masa transisi ini adalah waktu untuk mengkaji, menyusun kebijakan serta melakukan sosialisasi dan edukasi untuk menyiapkan penerapan skenario kenormalan baru.
"Di bidang pendidikan misalnya, pelaksanaan new normal dilakukan dengan berbagai syarat," kata Edy.
Di antaranya pelaksanaan rapid test untuk seluruh guru dan pegawai sekolah serta sterilisasi dengan disinfektan terhadap seluruh ruang kelas, ruang guru dan ruang fungsional, termasuk kantin, secara periodik.
Kemudian pengadaan masker di sekolah, penyediaan temperatur check, sarana cuci tangan, hand sanitizer, pengaturan tempat duduk, pengaturan jam belajar mengajar serta pembatasan jumlah murid/siswa.
Bila tidak memenuhi syarat-syarat dimaksud, lanjut Edy, maka pihaknya akan menunda aktivitas new normal di bidang pendidikan. "Jika belum bisa, jangan kita masukkan dulu anak-anak kita. Saya yang tanggung jawab," tegasnya.(OL-13)
Baca Juga: New Normal, Warga Dilarang Bicara atau Telepon di dalam LRT
EMPAT alumni telah mengembalikan dana sebesar Rp1 hingga Rp2 miliar karena terbukti dijatuhi sanksi akibat tak menjalankan kewajiban mereka. Hal itu disampaikan Direktur Utama LPDP
BELAKANGAN ini, ruang media sosial diramaikan perbincangan mengenai istilah 'bahasa ibu' yang memantik refleksi publik.
TIDAK semua keberangkatan dimulai dengan surat tugas. Sebagian justru lahir dari sesuatu yang lebih sunyi, dari panggilan hati yang tidak bisa ditunda.
SEMBILAN puluh hari setelah banjir melanda Aceh, beberapa anak kembali duduk di bawah tenda biru yang difungsikan sebagai ruang kelas darurat.
Penundaan ini murni merupakan langkah taktis untuk menjaga stabilitas anggaran di tengah pemotongan dana transfer dari pusat.
PENDIDIKAN bermutu tidak pernah lahir dari ruang hampa. Ia tumbuh dari tangan-tangan guru yang bekerja dengan dedikasi, ketenangan batin, dan rasa aman dalam menjalani profesinya.
SUMATRA Utara disebut sebagai wilayah dengan penerapan sanksi hukum paling ekstrem bagi para pelaku kejahatan narkotika di Indonesia.
POLISI menggagalkan upaya pengiriman narkotika jenis sabu seberat delapan kilogram yang dikirim dari Sumatra Utara (Sumut) menggunakan bus angkutan umum dengan modus sebagai oleh-oleh.
BMKG beri peringatan dini potensi hujan lebat di Sumatra Utara pada Rabu (18/2). Cek wilayah terdampak mulai dari Medan hingga Simalungun di sini.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved