Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
SIVITAS akademika Universitas Gadjah Mada, Sabtu (2/5/2020) mengikuti upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dalam suasana pandemi virus korona (covid-19) dari rumah mereka masing-masing.
Sedangkan di Balairung UGM hanya digunakan untuk petugas pengibar bendera, pembacaan pembukaan UUD 1945, pembaca doa, dan pembawa acara.
Pimpinan universitas dan seluruh peserta upacara mengikuti upacara secara daring dari kediaman masing-masing, melalui aplikasi telekonferensi atau dengan menyaksikan tayangan langsung di Youtube.
Rektor UGM Panut Mulyono dalam sambutannya mengatakan, ada peringatan Hardiknas tahun ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI mengangkat tema Belajar dari Covid-19.
Menurut Rektor, tema tersebut sangat relevan karena warga dunia tersentak dan tergagap-gagap dalam menyikapi pandemi covid-19.
"Marilah kita senantiasa bersyukur memperoleh kesehatan, kekuatan, dan kesempatan sehingga dapat menghadiri puncak peringatan Hardiknas 2020 dalam suasana yang khidmat dan penuh rasa cinta pada Tanah Air, bangsa, dan NKRI walaupun kita melaksanakan upacara di tempat masing-masing dan mengikuti secara daring," ucap dia.
Menurut Panut, dari kondisi ini semestinya banyak hal yang dapat kita pelajari untuk meningkatkan kualitas dan derajat kehidupan kita dari pandemi ini.
Dikatakan, bangsa Indonesia sedang menghadapi tragedi kemanusiaan yang sangat serius. Pemerintah telah menyampaikan dalam situasi yang sangat berat, akan terjadi peningkatan jumlah angka kemiskinan hingga 3,78 juta orang, dengan jutaan tenaga kerja mengalami pemutusan hubunga kerja.
"Sektor ekonomi, industri, dan pendidikan sontak terpukul oleh pandemi ini," katanya.
Baca juga: Undip Bisa Gratiskan Uang Kuliah Tunggal Mahasiswa Influencer
UGM, kata dia, masih harus terus berbenah dalam metode pembelajaran secara daring, meski sistem ini telah dipersiapkan dan dikembangkan secara masif dan terstruktur sejak 2004.
"Dalam melaksanakan tugas mendidik anak bangsa, kita harus terus-menerus melakukan penyesuaian dan inovasi pada proses pembelajaran. Kita lakukan relaksasi kurikulum, mereview peraturan akademik yang telah ada, serta terus mengembangkan MOOCs," kata Rektor.
Dia berpesan kepada para peserta upacara agar tetap mematuhi imbauan untuk melakukan physical distancing dan menerapkan pola hidup sehat, serta terlibat aktif dalam melakukan edukasi kepada masyarakat terkait langkah-langkah tersebut.
Baca juga: UII Pasang Wastafel Portabel di Dua Pasar
Seluruh komponen bangsa, terangnya, harus menyatukan energi dan sumber daya untuk memperkuat upaya melawan covid-19. Dengan kebersamaan, persatuan dan kesatuan seluruh elemen bangsa, ia yakin bahwa masyarakat Indonesia mampu belajar bersama, melewati situasi sulit ini dan menjadi manusia yang lebih baik serta bangsa yang lebih tangguh.
"Mari kita terus bergandengan tangan demi kejayaan Tanah Air dalam semangat Hardiknas memajukan bangsa dan negara Indonesia, belajar sepanjang hayat, melakukan inovasi tiada henti, dan meningkatkan kualitas diri untuk membangun negeri," ujarnya. (X-15)
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Presiden Joko Widodo mengaku bingung dengan banyaknya istilah dalam penangan covid-19, seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar hingga Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.
Demi membantu UMKM untuk bangkit kembali, influencer Bernard Huang membuat gerakan yang diberi nama PSBB atau Peduli Sesama Bareng Bernard dii Kota Batam.
Kebijakan itu juga harus disertai penegakan hukum yang tidak tebang pilih, penindakan tegas kepada para penyebar hoaks, dan jaminan sosial bagi warga terdampak.
Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 20.155 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 6.934 positif dan 13.221 negatif.
Untuk menertibkan masyarakat, tidak cukup hanya dengan imbauan. Namun harus dibarengi juga dengan kebijakan yang tegas dalam membatasi kegiatan dan pergerakan masyarakat di lapangan.
Epidemiolog UI dr.Iwan Ariawan,MSPH, mengungkapkan, untuk menurunkan kasus Covid-19 di Indonesia, sebenarnya dibutuhkan PSBB seperti tahun 2020 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved