Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMASUKI Ramadan, harga daging kambing di kawasan Pantura, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, melambung hingga mencapai Rp120 ribu per kilogram (kg). Sedangkan, harga daging sapi mencapai Rp110 ribu per kg.
Melambungnya harga daging itu karena tingginya permintaan konsumen di pasaran.
Mahalnya harga daging juga dipicu sulitnya mendapatkan ikan laut segar di pasaran. Ini menyusul tidak masuknya pedagang luar ke pasar lokal akibat wabah covid-19.
Baca juga: Poktan Bawang Merah Penuhi Kebutuhan Lhokseumawe
Di pasar tradisional di Desa Pantenan, Kecamatan Panceng, Gresik, harga daging kambing dan sapi mengalami kenaikaan yang signifikan. Jika pada pekan sebelumnya, harga daging sapi pada kisaran Rp95 ribu, kini, harga daging naik menjadi Rp110 ribu per kg.
"Di sini, daging sapi dijual seharga Rp110 ribu per kg. Ini mahal sekali," ungkap Wardi, warga Kecamatan Panceng, Senin (27/4) pagi.
Sedangkan, daging kambing juga mahal yaitu seharga Rp120 ribu, dari biasanya sekitar Rp100 ribu per kg.
Meski mahal, kata dia, dirinya terpaksa membeli karena keberadaan ikan laut segar juga sulit didapatkan setelah pedagang dari luar tidak diizinkan masuk akibat wabah covid-19.
Senada disampaikan Atikah, warga di Kecamatan Dukun. Menurut dia, baru dua hari memasuki Ramadan, harga daging sapi di pasaran naik pada kisaran Rp10ribu-15ribu per kg.
Padahal, minggu lalu, harga daging masih seharga Rp95 ribu per kg.
"Ini prepekan (persiapan) ramadan. Jadi,berapa pun ya kita beli," terangnya.
Sedangkan, untuk daging kambing langka di pasaran. Sehingga, kalau warga menginginkan mengonsumsi daging kambing harus membeli ke wilayah lain atau menyembelih sendiri dengan cara patungan bersama sejumlah warga lainnya.
Sebab, kalau membeli dari pedagang yang biasa berjualan sate harganya bisa mencapai Rp130 ribu per kg.
"Tahun kemarin, saya beli segitu," tambah Atikah.
Diakuinya, mahalnya harga daging juga dipicu langkanya ikan laut segar di pasaran. Ini menyusul tidak melautnya belasan ribu nelayan menjelang Ramadan.
Selain itu juga, akibat wabah covid-19 yang mengharuskan pasar lokal menolak kedatangan pedagang dari luar kawasan. (OL-1)
Namun, di tengah kemajuan tersebut, optimalisasi zakat nasional belum menunjukkan lompatan yang sepadan.
Rasa lapar saat puasa berkaitan erat dengan komposisi menu sahur.
Saat berbuka adalah puncak kebahagiaan setelah seharian menahan lapar dan haus.
Kegiatan sosial selama bulan Ramadan 2026 kembali digelar untuk membantu masyarakat melalui penyaluran berbagai bantuan kepada warga di sejumlah daerah.
Program ini diwujudkan melalui penyerahan santunan kepada 48 anak yatim dari Rumah Tahfidz Quran Yatim Rahman, serta pembagian paket sembako kepada 113 masyarakat.
Anak-anak diajak menyelami nilai-nilai penting seperti sikap saling menolong, rasa syukur, serta kepedulian terhadap lingkungan dan sesama manusia lewat dongeng.
Pemerintah telah menetapkan koridor harga daging sapi di tingkat konsumen dalam rentang Rp105.000 hingga Rp140.000 per kg.
Harga daging sapi beku kini rata-rata berada di atas Rp110.000 per kilogram, melonjak signifikan dari harga normal yang berkisar Rp80.000 hingga Rp90.000 per kilogram.
Dalam pola makan seimbang, daging berperan penting untuk pertumbuhan, kekuatan otot, dan daya tahan tubuh. Namun, konsumsinya tetap perlu dibatasi dan diolah dengan cara sehat
Perumda Dharma Jaya memastikan bahwa stok daging untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 sudah aman.
Pergub Nomor 36 tahun 2025 merupakan perubahan atas Peraturan Gubernur nomor 1999 tahun 2016 tentang Pengendalian Hewan Penular Rabies.
Dengan langkah penyimpanan yang tepat, sisa daging tetap lezat, aman, dan siap disantap keesokan harinya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved