Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 21 orang warga Temanggung, Jawa Tengah positif covid-19 berdasarkan rapid test dan berstatus OTG (orang tanpa gejala), saat ini dikarantina di Balai Latihan Kerja (BLK) setempat. Sedangkan satu orang lainnya dirujuk ke RSUD Temanggung karena berstatus pasien dalam pemantauan (PDP). Sebelumnya mereka sempat pergi ke Gowa untuk mengikuti ijtimak ulama.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Temanggung, Gotri Wijiyanto, mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan dua lokasi karantina, yakni di BLK dan wisma atlet. Namun dari sisi sarana dan prasarana, BLK dinilai lebih siap sehingga 21 orang positif covid-19 dengan status OTG tersebut dibawa ke BLK.
"Kita merencanakan ada dua tempat yakni BLK dan wisma atlet untuk karantina. BLK lebih siap dari sarana dan prasarana. Kemarin kita langsung bawa kesana dan semua berjalan lancar," ujar Gotri di Temanggung, Selasa (21/4).
Pemkab Temanggung melaksanakan rapid test pada 86 orang yang terdaftar pergi ke Gowa untuk ijtima ulama. Namun jumlah ini kemungkinan masih bisa bertambah karena ada warga yang berangkat sendiri dan ikut rombongan kabupaten lain. Pada Senin (20/4) rapid test baru dilaksanakan pada 64 orang dan hasilnya positif 22 orang.
"Yang positif sudah kami karantina di asrama BLK sejumlah 21 orang dengan status OTG, kemudian yang satu orang dirujuk ke RSUD dengan status PDP. Selanjutnya hari ini, Selasa (21/4) dilakukan pengambilan swab pada semua yang positif oleh tenaga analis laborat puskesmas dan didampingi oleh dokter ahli dari RSUD," katanya.
Gotri menyebut, 22 orang positif Covid berdasarkan hasil rapid ter kemarin berasal dari tujuh kecamatan. Yakni Kecamatan Temanggung sebanyak empat orang dengan inisial DS, S, YS, dan JW. Dari Kecamatan Ngadirejo ada tiga orang yaitu RH, HT, dan SN. Dari Kevamatan Bansari satu orang berinisial UD. Kecamatan Bulu ada tiga yakni WD, MJ, dan SY.
Kemudian dari Kevamatan Jumo adan empat dengan inisial GS, JP, MN, dan MA. Kecamatan Parakan ada tiga orang yaitu SL MA dan Ar. Dari Kecamatan Tembarak juga tiga orang yaitu BS, MS, dan AN. Lainnya satu orang dari Kecamatan Gemawang berinisial PW.
"Hari ini kita masih melanjutkan rapid tes pada 22 jemaah lainnya dan juga tracking pada yang kontak erat, yaitu keluarga dari yang positif Covid-19,"katanya.
Gotri mengimbau kepada seluruh masyarakat Temanggung agar jangan panik, jangan ada stigma negatif pada penderita covid, jangan dikucilkan, jangan ada penolakan pemakaman jenazah. Mereka adalah saudara yang sedang terkena musibah. Justru harus dibantu dan diberi semangat.
baca juga: Pemkot Tasikmalaya masih Mengkaji PSBB
"Penderita covid-19 bukanlah aib. Mari bersama sama kita berempati, yang sehat bantu yg sakit, yang sakit tetap sabar dan ikuti sop perawatan medis. Kita semua harus jujur, bagi yang mengenal dan merasa pernah ada kontak dengan positif covid jangan panik, lakukan isolasi mandiri dan jaga kesehatan, juga daya tahan ubuh," pungkasnya. (OL-3)
Selain kepadatan lalulintas di sejumlah jalur arus balik lebaran di Jawa Tengah, pemudik balik sedang melintas juga diminta untuk mewaspadai kondisi cuaca buruk.
BMKG Semarang peringatkan potensi bencana hidrometeorologi di Jawa Tengah dalam 3 hari ke depan. Cek daftar 10 daerah yang wajib waspada cuaca ekstrem!
Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di 32 daerah di Jawa Tengah Kamis (26/3) dan dapat menimbulkan dampak bencana hidrometeorologi serta air laut pasang (rob) dengan ketinggian 1 meter
SEJUMLAH pemudik Lebaran 2026 yang pulang ke Jawa Tengah (Jateng) mengaku merasakan hasil geliat pembangunan yang ada di provinsi ini.
SEJUMLAH pemudik yang melintasi Jawa Tengah (Jateng) pada arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 memberikan apresiasi terhadap kondisi infrastruktur jalan serta layanan yang disiapkan.
MEMASUKI musim arus balik Lebaran 2026, volume penumpang kereta api di Stasiun Tegal, Jawa Tengah, masih menunjukkan angka yang tinggi.
PENGUATAN sistem karantina merupakan bagian dari pertahanan nonmiliter untuk menjaga ketahanan dan kemandirian pangan nasional.
Dengan teknologi yang berkembang pesat, pengembangan sistem informasi dan penggunaan artificial intelligence merupakan hal yang mutlak harus dikembangkan.
Kerja sama biosekuriti yang kuat tidak hanya membantu melindungi masing-masing negara, tetapi juga kesehatan, stabilitas, dan ketahanan seluruh kawasan.
Sistem ini melibatkan koordinasi antara maskapai penerbangan, operator kapal, pengelola pelabuhan, bandara, fasilitas kesehatan, dan dinas kesehatan.
Anak-anak yang menderita ketiga penyakit (mumps, HFMD dan varicella) harus tidak boleh masuk sekolah, harus diam di rumah karantina, isolasi, physical distancing.
KETUM IDI Mohammad Adib Khumaidi mengatakan untuk mencegah perluasan penyakit menular di lingkungan sekolah seperti gondong dan cacar air, karantina dapat dilakukan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved