Selasa 14 April 2020, 12:51 WIB

Polres Malang Buru Pelaku Vandalisme Kelompok Anarko

Bagus Suryo | Nusantara
Polres Malang Buru Pelaku Vandalisme Kelompok Anarko

Dok Humas Polres Malang
Kapolres alang, Jawa Timur, AKB Hendri Umar merilis kasus tindak pidana vandalisme dengan 10 anak punk sebagai saksi.

 

KEPOLISIAN Resor (Polres) Malang, Jawa Timur, memburu pelaku vandalisme dalam kasus tindak pidana menghasut di muka umum. Pelaku menuliskan kalimat provokatif di dinding underpass tol Karanglo, Desa Banjar Arum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Kepala Polres Malang Ajun Komisaris Besar Hendri Umar menyatakan kasus ini terungkap setelah masyarakat melaporkan adanya vandalisme ke polisi.

Personel Satuan Lalu Lintas Pos Karanglo langsung memastikan kebenaran informasi tersebut. Personel Polres pun sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan barang bukti. Selanjutnya, Polres berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Singosari dan Jasa Marga PT Tol Malang-Pandaan untuk dilakukan penghapusan dan pembersihan tulisan. Setelah itu Satreskrim memburu para pelaku. Dalam kasus ini, sebanyak 10 anak punk diamankan. Mereka warga Malang, Pasuruan dan Kalimantan.

"Baru diamankan saja, status mereka masih saksi. Tapi ada yang mengaku dari Anarko," tegas Kapolres Malang Ajun Komisaris Besar Hendri Umar, Selasa (14/4).

Sejauh ini Polres Malang masih mengembangkan kasus ini dengan memburu pelaku vandalisme dari kelompok anti pemerintah yang bernama Anarko. Dugaan kuat pelaku dari kelompok Anarko lantaran di tempat kejadian perkara, polisi menemukan simbol "A" di bawah kalimat provokatif.

"Barang buktinya foto vandalisme dan screenshot medsos," imbuhnya.

Barang bukti foto tulisan provokatif berada di sebelah kanan dinding underpass Karanglo, Desa Banjar Arum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, dari arah Malang ke Surabaya, yaitu tulisan "BUBARKAN NEGARA", "RAKYAT TIDAK BUTUH NEGARA", "U+24B6" dan ada lambang simbol "A". Pelaku vandalisme menggunakan media cat pilok warna hitam. 

baca  juga: Keluar Bandara, Penumpang Pesawat Wajib Gunakan Masker

Dalam kasus ini, bila alat buktinya sudah cukup, nantinya pelaku diancam melanggar pasal 160 KUHP dengan ancaman hukuman enam tahun penjara. Bunyi pasal itu barang siapa di muka umum dengan lisan atau tulisan menghasut supaya melakukan perbuatan pidana, melakukan kekerasan terhadap penguasa um

Baca Juga

Antara

Ada 56 Pengungsi Terdampak Longsor di Cianjur Terpapar Covid-19

👤Benny Bastiandy 🕔Jumat 18 Juni 2021, 09:40 WIB
SEBANYAK 56 orang pengungsi korban terdampak tanah longsor di Kampung Cingkeuk, Desa Cibokor, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa...
MI/Gabriel Langga

Sekda Sebut Kualitas ASN di Sikka Minimalis dengan Disiplin Rendah

👤Gabriel Langga 🕔Jumat 18 Juni 2021, 09:20 WIB
KUALITAS aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur minimalis dengan disiplin yang...
dok.mi

Kasus Covid-19 di Sleman Serang Usia 17 Tahun ke Bawah

👤Agus Utantoro 🕔Jumat 18 Juni 2021, 09:05 WIB
Kemarin, penambahan kasus covid-19 di Kabupaten Sleman, DIY mencapai 235 kasus. Dari jumlah tersebut, 30 kasus baru diantaranya anak-anak...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Haru Biru King Christian

Di timnas Denmark, sosok berjuluk ‘King Christian’ telah menjadi sosok kunci sejak penampilan pertamanya pada 2010, membuat 109 penampilan dan mencetak 36 gol.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya