Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
INSTITUT Teknologi Bandung (ITB) menerapkan pemberian ijazah digital untuk lulusan pada masa penyebaran virus korona (covid-19). Penerapan cara tersebut berlaku bagi semua lulusan baik jenjang sarjana, magister, doktor, maupun keprofesian.
Selain karena kondisi yang tidak memungkinkan untuk memberikan fisik ijazah, cara itupun ditempuh sebagai bagian dari inovasi yang sudah dipersiapkan sejak lama.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB Jaka Sembiring mengatakan, pihaknya menerapkan pemberian ijazah digital dengan tanda tangan elektronik karena memiliki tingkat keamanan yang jauh lebih baik terhadap pemalsuan ataupun pengubahan transkrip nilai.
Baca juga: Pemkab Ngada Siapkan Bantuan Warga Terdampak Covid-19
Selain itu, pandemi covid-19 seperti saat ini tidak memungkinkan baginya untuk memberikan fisik ijazah. Akibat masih meluasnya penyebaran virus korona, pihaknya terpaksa meniadakan wisuda kedua tahun akademik 2019/2020.
"Jadi ijazah digital ini akan mulai diterapkan bagi lulusan ITB sekarang. Yang harusnya diwisuda pada wisuda kedua tahun ini," katanya di Bandung, Rabu (8/4).
Baca juga: Ratusan Anggota TNI-Polri di Tasikmalaya Donorkan Darahnya
Selain karenan penyebaran covid-19, menurutnya cara ini juga dilakukan seiring dengan revolusi industri 4.0 serta memerhatikan peluang transformasi yang dimungkinkan. Dia memastikan ITB sudah lama merencanakan ijazah berbasis digital ini.
Dia meyakini proses pembuatan ijazah digital ini lebih efisien karena tidak lagi memerlukan tanda tangan basah dari rektor, dekan, kepala program studi, dan mahasiswa. "Semua dapat dilakukan dengan satu klik. Keabsahan ijazah dan transkrip nilai dapat diperiksa langsung oleh pihak yang berkepentingan tanpa harus melalui proses yang lama dan panjang," katanya.
Baca juga: Selain Banjir, Kawasan Tasikmalaya Dilanda Longsor
Dalam menerapkan ijazah digital ini, ITB menggunakan standard PAdES (PDF advance elektronik signature) yang diamankan secara kriptografi dengan sertifikat elektronik yang diterbitkan oleh penyelenggara sertifikat elektronik yang sudah tersertifikasi Kementerian Komunikasi dan Informatika. Sehingga, menurutnya ijazah ini tidak bisa diubah dan akan mudah terdeteksi jika ada perubahan.
Namun, menurutnya tidak akan sulit untuk diverifikasi karena ijazah digital ini mudah diunduh dalam format PDF.
Dengan begitu, menurutnya ITB menjadi perguruan tinggi pertama di Indonesia yang menerbitkan ijazah digital dengan tanda tangan elektronik bersertifikat.
"Cara membedakan yang asli dengan yang palsu, masyarakat dapat memeriksanya di laman https://akademik.itb.ac.id/alumni. Pihak yang berkepentingan juga dapat melihat keutuhan dari 'seal/signature' pada fitur digital signature pada aplikasi pembaca PDF," katanya.
Adapun keuntungan bagi mahasiswa adalah tidak perlunya melakukan legalisasi karena para lulusannya itu dapat membagikan langsunv dokumen PDF dari ijazah ITB kepada pihak yang membutuhkan. "Ijazah digital kuat secara hukum dan aman dari pemalsuan," katanya.
Dia menambahkan, pihaknya siap melayani legalisasi dengan cap dan tanda tangan basah jika ada pihak yang merasa ragu dengan ijazah digital. (X-15)
Tim yang telah dibentuk sejak 11 November 2025 ini dijadwalkan bertugas hingga 13 Januari 2026
Asep menekankan bahwa pencapaian target PAD tidak bisa dilakukan oleh Bapenda sendirian.
Langkah strategis ini bertujuan meminimalkan konflik agraria serta mencegah eskalasi bencana lingkungan di wilayah Jawa Barat.
Dedi menyatakan bahwa inventarisasi dan penetapan batas sempadan oleh Kementerian PU akan menjadi "senjata" bagi pemerintah daerah untuk melakukan penegakan hukum secara tegas.
Faris menyatakan pesimisme terhadap upaya islah yang telah dilakukan.
Tepung kemasan bermerek membuat produk disukai pembeli dari berbagai wilayah
Kolaborasi ini menjadi sangat penting karena mahasiswa membutuhkan penguatan sains dan teknologi sebagai fondasi dalam membangun kapabilitas bisnis yang kokoh.
Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kepakaran (DPMK) menyelenggarakan Workshop dan Galeri Abhinaya Pemulihan Pasca Bencana Sumatra.
Mahasiswa doktoral (S3) Teknik Kimia, Institut Teknologi Bandung (ITB), Widda Rahmah, berhasil mengubah peta pemahaman dunia tentang teknologi membran pemisahan gas.
Untuk mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat terdampak bencana di Kota Langsa, Provinsi Aceh, ITB mengirimkan bantuan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Mobile.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Komunikasi dan Hubungan Masyarakat ITB, Nurlaela Arief.
Guna memberikan fleksibilitas bagi calon mahasiswa, SSU ITB dibagi menjadi dua skema seleksi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved