Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
Ada pemandangan menarik di Rapat Paripurna DPRD Bali, Jumat (13/4). Seluruh peserta Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bali , mulai dari anggota dewan, eksekutif, undangan lainnya dari sejumlah instansi, pegawai kesekretariatan DPRD Bali dan awak media diperiksa suhu tubuhnya menggunakan thermal gun di pintu masuk ruang sidang Paripurna.
Mereka juga diwajibkan membersihkan tangan menggunakan hand sanitizer. Petugas dari Dinas Kesehatan dan beberapa rumah sakit melakukan pengecekan suhu tubuh.
Protokol kesehatan ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus korona. Koordinator Humas Sekretariat DPRD Provinsi Bali Ari Sudarta menjelaskan pemeriksaan suhu tubuh baru pertama kali dilakukan di Gedung Dewan.
"Ini kita lakukan untuk mencegah wabah virus corona. Apalagi peserta rapat paripurna bukan hanya anggota Dewan, tapi undangan lain juga ikut," kata Ari.
Baca juga: Bali Segera Bangkit dari Dampak Korona
Ia menjelaskan ada dua thermal gun yang digunakan. Satu disiapkan oleh Sekretariat DPRD Bali dan satunya disiapkan Dinas Kesehatan
Provinsi Bali. "Tadi yang periksa suhu tubuh ada yang dari Dinas Kesehatan. Nanti kalau rapat paripurna berikutnya, kami akan koordinasi lagi dengan Dinas Kesehatan untuk melakukan tes suhu tubuh," jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan suhu tubuh, tak ada satu pun yang menunjukkan gejala terpapar virus korona. Suhu tubuh peserta rapat paripurna normal. "Gejala terinfeksi virus korona kalau suhunya 37,5 (derajat Celcius) ke atas. Tadi, semuanya di bawah itu," ujarnya.
Ketua DPRD Provinsi Bali I Nyoman Adi Wiryatama mendukung adanya pemeriksaan suhu tubuh dan penggunaan pembersih tangan. "Kita perlu menerapkan pola hidup sehat, seperti tadi kami menggunakan pembersih tangan dan tes suhu tubuh. Saya harap masyarakat juga menerapkan pola hidup sehat dalam menghadapi wabah virus korona," ujar Adi usai Rapat Paripurna. (OL-14)
DINAS Kesehatan Provinsi Bali saat ini melakukan berbagai langkah antisipasi terhadap merebaknya virus Nipah, seperti yang dialami beberapa negara lainnya di dunia.
BANDARA I Gusti Ngurah Rai Bali melakukan antisipasi terhadap kemungkinan masuknya virus Nipa ke Bali, baik yang berasal dari turis asing maupun domestik.
Fokus utama petugas adalah area persimpangan jalan dan lampu lalu lintas (traffic light) yang kerap menjadi pusat kerumunan para pencari sumbangan.
hujan dengan intensitas sedang – lebat disertai petir/kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di Kabupaten Badung, Tabanan, Jembrana, Bangli, Gianyar, Karangasem, Klungkung, Buleleng
NASIB malang menimpa Andrew Joseph McLean, warga negara (WNA) asal New Zealand yang kini tertahan di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar, Jimbaran.
Bencana hidrometeorologi kembali terjadi di Kabupaten Tabanan. Sebuah rumah warga di Banjar Kuwum Ancak, Desa Kuwum, dilaporkan ambruk setelah dihantam air bah.
Para ilmuan baru-baru ini telah menemukan virus corona baru pada kelelawar di Brasil yang memiliki kemiripan dengan virus MERS yang dikenal mematikan.
Hal itu meningkatkan kemungkinan bahwa virus tersebut suatu hari nanti dapat menyebar ke manusia, demikian yang dilaporkan para peneliti Tiongkok.
Pemberian berbagai bansos diperlukan untuk menjaga daya beli masyarakat.
“Saya beserta jajaran anggota DPRD DKI Jakarta turut berduka cita sedalam-dalamnya atas berpulang ke Rahmatullah sahabat, rekan kerja kami Hj. Umi Kulsum."
Para peneliti melengkapi setiap relawan dengan pelacak kontak untuk merekam rute mereka di arena dan melacak jalur aerosol, partikel kecil yang dapat membawa virus.
Mensos Juliari berharap bantuan ini berdampak signifikan terhadap perputaran perekonomian lokal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved