Senin 07 September 2020, 17:26 WIB

Pemerintah Lanjutkan Program Bansos hingga 2021

Dhika Kusuma Winata | Humaniora
Pemerintah Lanjutkan Program Bansos hingga 2021

Antara
Ilustrasi

 

PEMERINTAH akan melanjutkan program bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat yang terdampak pandemi covid-19 untuk tahun depan. 

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto menyatakan pemberian berbagai bansos diperlukan untuk menjaga daya beli masyarakat.

"Dengan demikian program-program ini diharapkan untuk menjaga daya beli masyarakat di dalam situasi pandemi covid-19," ucap Airlangga seusai menghadiri sidang kabinet paripurna bertema penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi di Istana Negara, Jakarta, Senin (7/9).

Program bansos yang akan dilanjutkan tersebut yakni Banpres untuk UMKM, Program Keluarga Harapan (PKH), bansos sembako, dan program Kartu Prakerja. Airlangga juga menyebutkan program subsidi gaji juga akan dilanjutkan untuk kuartal pertama 2021.

"Program lanjutan yang dijadikan prioritas untuk bansos itu pertama bansos tunai yang terkait dengan Banpres untuk UMKM akan dilanjutkan. Bantuan untuk subsidi gaji itu juga akan dilanjutkan di kuartal pertama tahun depan kemudian yang ketiga terkait dengan Kartu Prakerja dan selanjutnya terkait dengan bansos PKH dan sembako," imbuh Airlangga.


Selain program bansos, Airlangga membeberkan tahun depan pemerintah juga akan memprioritaskan pengadaan vaksin. Prioritas pengadaan dilakukan baik untuk pengembangan mandiri vaksin Merah Putih maupun yang bekerja sama dengan luar negeri.

"Program yang kita sebut sebagai unggulan, yang pertama tentu pengadaan daripada vaksin itu sendiri. Pengadaan vaksin ini beberapa sudah mempersiapkan yaitu vaksin Merah Putih dipimpin oleh Kemenristek/BRIN bersama lembaga Eijkman. Kemudian Biofarma yang telah melakukan kerja sama, dilaporkan juga terkait dengan Sinovac yang juga menyiapkan 290 juta (vaksin) dan juga yang dari G42 menyiapkan 30 juta (vaksin) di tahun ini," ucap Airlangga.

Menko Perekonomian itu mengatakan pemerintah sudah menyiapkan dana pengadaan vaksin untuk tahun ini sebesar Rp3,8 triliun. Tahun depan, anggaran pengadaan vaksin secara multiyears juga akan disiapkan sebesar Rp37 triliun. (OL-8)

 

Baca Juga

AFP/Matthew Hatcher.

Mengenal Ragam Teknologi Pembuatan Vaksin Covid-19

👤Faustinus Nua 🕔Selasa 13 April 2021, 14:08 WIB
Platform klasik yang banyak digunakan antara lain vaksin dari virus utuh yang...
DOK Pribadi.

Minuman Kolagen Serat untuk Tampil Awet Muda

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 13 April 2021, 13:25 WIB
Metabolisme yang melambat biasanya disebabkan oleh kurangnya konsumsi...
Ist

Ramadan Makin Cakep Bersama RTV

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 13 April 2021, 13:19 WIB
Mengambil tema Ramadan Makin Cakep tayangan program terbarunya membuat puasa lebih bersemangat dengan kajian Islam memperkuat...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya